Tim KKN-Dik dan PkM AUM UMS Berhasil Rilis Podcast SMP Muhammadiyah 7 PU Colomadu di Spotify dan Google Podcast

0
472

Karanganyar – Tim Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) dan Pengabdian kepada Masyarakat Amal Usaha Muhammadiyah (PkM AUM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang bertugas di SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, mengenalkan Podcast untuk siswa.

Setiap hari Senin setelah pulang sekolah, di SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu diadakan kelas peminatan yang dapat diikuti oleh siswa, salah satunya yaitu kelas peminatan Podcast. Pembimbing kelas peminatan Podcast merupakan salah satu Mahasiswa KKN yang bernama Argi Noor Hidayat sekaligus beliau sebagai penyiar Radio Gentara.

Adapun tujuan diadakan kelas peminatan ini, yaitu untuk mengembangkan potensi siswa berupa keterampilan menulis naskah dan berbicara di depan umum. Selain itu, MUTU Podcast diharapkan mampu meningkatkan citra positif SMP MUTU Colomadu.
Siswa terlebih dahulu belajar mengenai pembuatan script atau naskah dengan topik yang telah ditentukan. Topik untuk pembuatan naskah yang dipakai yaitu seputar hadis Nabi. Naskah siswa yang sudah selesai, kemudian dikirim ke grup WhatsApp Mutu Podcast dan dikoreksi oleh pembimbing.

Pada pertemuan kedua, pembimbing memberikan arahan mengenai tata cara perekaman suara. Naskah yang telah dikoreksi oleh pembimbing, kemudian diberikan kepada siswa untuk ditindaklanjuti. Siswa selanjutnya melakukan perekaman suara sesuai dengan naskah yang telah mereka buat.
Hasil rekaman suara siswa diedit sedemikian rupa dan diproduksi menjadi suatu karya. MUTU Podcast memanfaatkan layanan Spotify dan Google Podcast sebagai wadah untuk menyebarluaskan karya-karya siswa.

“Dengan adanya kelas peminatan Podcast, menjadikan siswa lebih kreatif, percaya diri, dan berani berbicara di ruang publik” ungkap Maryam anggota KKN-Dik dan PkM AUM pada 21/02/2022.

Penulis : Maryam Sri Muhaimini, Mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Bagikan