Pulang dari Candi Ceto, Warga Sragen Nyemplung Jurang

0
402

Karanganyar, Senin(12/12/2016) – Nasib malang menimpa warga Sragen. Bocah berusia 12 tahun, Raihan Melani, nyemplung jurang dengan kedalaman puluhan meter kawasan Pertigaan Cakruk, Desa Gumeng, Jenawi, Karanganyar, Minggu (11/12/2016) siang.

Korban meninggal dunia setelah mengalami luka patah pergelangan tangan kiri, dan tulang leher bagian dalam. Diduga rem sepeda motor korban Yamaha MX berpelat nomor BN 6959 CS yang dikendarainya tak berfungsi dengan baik saat kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian, saat itu korban memboncengkan temannya, Wahyu Arisya Putra, 12.
Mereka dalam perjalanan pulang dari Candi Cetho. Wahyu selamat namun mengalami beberapa luka di tubuhnya.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, melalui Kapolsek Jenawi, AKP Y. Iwan Kusnandar, saat dihubungi melalui telepon seluler (ponsel), mengonfirmasi adanya kecelakaan tersebut.

Menurut dia korban berkendara bersama teman lainnya, Ibnu Sabin Kusain, 12, asal Kendal RT 018/RW 005 Ngrampal, Sragen. Ibnu yang mengendarai sendiri sepeda motornya tak ikut jatuh ke jurang.

“Korban turun dari atas, kemungkinan rem sepeda motor tidak berfungsi baik, sehingga bablas ke jurang. Seharusnya mereka kan belok ke kanan, arah Jenawi, kan rumahnya Sragen,” tutur dia. (Sumber:Solopos/Kurniawan)