TOF HW Paud Jawa Tengah karesidenan Surakarta

1
602

Karaganyar- Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GKHW) mengadakan Training Of Fasilitator (TOF) pandu HW Paud dan Taman Kanak-kanak (TK) kegiatan yang diadakan serentak se Jawa Tengah ini di bagi setiap karesidanan Karaganyar menjadi tuan rumah karesidenan Surakarta.

Kegiatan berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Karanganyar, di dalam Karesidenan Surakarta terdiri dari 7 kabupaten yang akan mengikuti kegiatan TOF pandu HW secara luring.

Slamet sebagai ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan pada TOF yang di selenggarakan di MIM Karanganyar secara luring.

“Peserta TOF Pandu HW yang di selenggarakan di karesidenan Surakarta mengumpulkan 98 peserta yang terdiri dari IGABA HW dan Aisyiyah Karanganyar, kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yang pada tanggal 19 Februari 2022 dilaksanakan secara berani, sedangkan kegiatan luring diadakan pada tanggal 26-27 Februari 2022,” ujar Slamet.

Samsuri selaku Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar mengatakan bahwasannya, dalam upaya memperkuat kader Muhammadiyah terlebih dahulu harus mencintai produk dalam.

“Dalam upaya memperkuat kader Muhammadiyah yang terdiri dari ortom-ortom Muhammadiyah yang sudah pasti jelas arahnya. Dengan adanya TOF pandu HW paud ini merupakan langkah yang progesif langkah yang sangat maju serta langkah yang sangat tepat, karena anak-anak kecil yang ada di Paud ketika di kenalkan HW berarti di kenalkan sinerga kepanduan, jiwa rela berkorban, kedisiplinan, kebersamaan, serta seperti pada semboyan nya yang sedikit bicara banyak bekerja,” kata Samsuri.

Yuliatmono, selaku Bupati Karanganyar mengatakan bahwasannya, pendidikan itu penting dan memang harus di target dari usia dini.

“Dengan adanya kegiatan TOF pandu HW Paud yang akan melahirkan generasi muda dari Hizbul Wathan, Pendidikan yang cerdas itu di lihat dari seorang pengajarnya atau kita biasa disebut dengan guru, kalau guru itu cerdas, ramah, ber akhlak mulia pasti yang diajarkan akan senang serta dapat mengambil ilmu yang telah diberikan oleh sang guru. Sangatlah penting para pelajar harus menargetkan sejak usia dini, kini Muhammadiyah telah membentuk pandu paud HW,” tutup Yuliatmono

Oleh : Eva

Bagikan

1 COMMENT

Comments are closed.