Terbukti pungli, 2 anggota Polsek Jatipuro divonis

0
438

Karanganyar, Rabu(19/10/2016) – Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan berdasarkan saksi, alat bukti dan terperiksa,  dua anggota Polsek Jatipuro Karanganyar berinisial J dan HM dinyatakan bersalah melakukan pungutan tidak sah untuk kepentingan pribadi dalam sidang pelanggaran disiplin, Selasa siang kemarin (18/10/2016). Merekan mendapatkan vonis hukuman berupa penempatan dalam tempat khusus di Mapolres Karanganyar selama tujuh hari.

Informasi itu disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak.

“Terperiksa cukup bukti melakukan pelanggaran disiplin, melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apa pun untuk kepentingan pribadi,” ujar nya.

Sidang disiplin itu berdasarkan Pasal 5 huruf a dan atau Pasal 6 huruf w Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PPRI) Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri. Selain itu juga mempertimbangkan hasil pemeriksaan saksi, alat bukti, dan terperiksa.

Sebagai informasi bahwa dua anggota Polsek Jatipuro, Karanganyar, berinisial J dan HM dilaporkan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengusaha rental Play Station (PS) bernama Ronny Sujarwanto.

Peristiwa tersebut terjadi Kamis (13/10/2016) sekira jam 14.40 WIB. Saat itu dia sedang berada di rumah bersama keluarganya. Tiba-tiba dua orang berseragam polisi berinisial HM dan J datang. Selain berseragam polisi, mereka juga membawa mobil dinas.

“Tanpa basa-basi langsung bilang; aku rene ki jaluk imbuh tukon solar, kira-kira ana pa ora? [Saya ke sini minta tambahan untuk beli solar, kira-kira ada enggak?],” tutur Ronny. (Sumber:Solopos)