SMA MUHI Karanganyar Mencetak 2 Hafidz dan 20 Siswa Telah Diterima di PTN

0
3598

Karanganyar, 390 siswa yang terdiri dari 131 laki-laki dan 259 perempuan SMA Muhammadiyah 1 (MUHI) Karanganyar terlihat begitu semangatnya dalam mengikuti Acara wisuda dan Haflah Akhirussanah yang bertemakan “Wujudkan Mimpi Untuk Meraih Masa depan Bangsa Berkemajuan”. Acara ini digelar Kamis (12/5) di Hotel Taman Sari Karanganyar dihadiri oleh kepala SMA MUHI, Guru dan TU SMA MUHI, serta tamu undangan lainnya.

Acara wisuda ini sekaligus menjadi jembatan penandatangan MoU kerjasama dengan Universitas Aisyah Surakarta dan Sekolah Tinggi Teknologi Warga Surakarta.

Wisudawan SMA MUHI

Supriyanto selaku ketua panitia sekaligus bagian kesiswaan SMA MUHI, mengaku senang setelah dua tahun acara wisuda dan haflah Akhirussannah tak berjalan sebagaimana mestinya, kini dapat terselenggara dengan baik dan memenuhi protokol kesehatan yang dipantau langsung oleh Satgas Covid 19.

“390 siswa yang menempuh pendidikan selama 2 tahun karena sistem kredit Semester (SKS) yang diterapkan di sekolah maupun yang menempuh pendidikan 3 tahun lamanya, pada hari ini kami kembalikan siswa wisudawan kepada wali murid untuk mendapatkan bimbingan lanjutan setelah dibina para guru di sekolah,” ujarnya ketika laporan panitia.

Supriyanto juga mengaku terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) menjadi ujian berat, karena jika biasanya dapat masuk kesekolah SMP untuk sosialisasi, selama pandemi hanya melalui sosial media.

“Dari 432 Kouta PPDB SMA MUHI kini sudah terisi 200. Kami menentukan 4 gelombang, setiap gelombang berbeda tingkat biayanya. Selama pandemi selain via sosmed kami juga menyelipkan sosialisasi digelaran sepakbola atau voli masyarakat, kami juga menyisipkan informasi PPDB sambil bagi sembako,” tambahnya.

Sambutan oleh Kepala Sekolah, Sumarwanto dalam acara Wisuda Kelas XII

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar, Sumarwanto berpesan kepada seluruh lulusan untuk menjaga dan meningkatkan kebiasaan baik selama di Sekolah. Seperti sholat duha, sholat berjamaah dan gemar bersedekah. Dan terus meningkatkan kualitas diri agar dapat bersaing dengan siswa lainnya.

“Tantangan SMA MUHI itu pada peningkatan kualitas, karena kuantitas sudah tidak menjadi masalah. Dan di tahun ke dua ini kelas XI/XII yang mengikuti SKS mengalami peningkatan. Karena 20 siswa sudah diterima PTN, dan yang lainnya akan ikut SBMPTN, dengan harapan dijalur tes ini banyak yang akan diterima. Pada tahun ini juha ada Hafidz yang hafal 24 juz dan 26 juz,” ujarnya. (Nizar)

Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar
Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar