Pelatihan Mubalig IMM Karanganyar, Menjawab 6 Penegasan IMM

0
660

Masih dalam rangka Semarak Milad Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Karanganyar menggelar serangkaian kegiatan diantaranya Pelatihan Mubalig Mahasiswa Muhammadiyah (PM3) yang diselenggarakan selama 3 hari 2 malam mulai hari ini (26/11/21) hingga hari Ahad (28/11/21) di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

PM3 untuk kedua kalinya ini bertemaka Ijtihad Gerakan Tajdid dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Dalam sambutannya, Ketua PC IMM Karanganyar menjelaskan bahwa kegiatan PM3 merupakan salah satu respon PC IMM Karanganyar terhadap 6 penegasan IMM.
“Selama ini IMM terlalu takut menunjukkan jadi diri nya dengan gerakan lain. IMM terlalu handal di internal tapi ketika dihadapkan permasalahan di Masyarakat menjadi gugup. Maka dengan kegiatan ini, IMM menjadi laboratorium keislaman”, kata ketua PC IMM Karanganyar

Peserta pembukaan PM3

Acara ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar diwakili Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Ketua PDM Kabupaten Karanganyar, Organisasi Otonom tingkat Daerah dan perwakilan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar selaku tuan rumah.

Wakil Ketua PDM Karanganyar, Drs. H. SR Nur Hidayat, M.Pd. menyampaikan bahwa IMM harus mampu menerjemahkan kemajuan teknologi dalam rangka mengarungi kehidupan.
“Dengan dinamika kondisi masyarakat hari ini, IMM harus bisa menangkap. Sehingga nuansa Tajdid, pemurnian, pembaharuan dapat IMM jadikan landasan untuk berkontribusi secara aktif dalam bentuk karya karya nyata. Karena nabi bersabda, khoirunnas anfa’uhum linnas”, ujarnya.

Kehadiran Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Kepala dinas pariwisata, pemuda dan olahraga

Kegiatan ini disambut baik juga oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Titis Sri Jawato yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita semua harus terbuka terkait mubaligh dari mahasiswa karena tidak ada manusia yang sempurna, jika tidak bisa serahkan ke ahlinya, urusan pemerintahan serahkan ke kami -pejabat pemerintah-, urusan keagamaan diserahkan ke kalian sebagai mubalig.

“Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Amalkan ilmu walaupun sedikit, daripada ilmune akeh tapi ra ngecakke. Karena pada saat ilmunya banyak namun perilakunya tidak baik, maka ini yang akan merusak agama dan umat“, ujar Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar.

Dalam serangkaian kegiatan PM3 ini, juga menyelenggarakan Stadium General yang diisi langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Drs. KH. Tafsir, M.Ag. yang didampingi oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyab Karanganyar, Dr. Muh. Samsuri, M.SI.
(Mel_)