Launching Menara62.com, Pemred Republika: Kami Banyak Sekali Menghadapi Serangan, Bully, Tantangan

0
380

Jakarta, Sabtu(24/12/2016) – Sesi kedua dalam Launching Menara62.com adalah paparan dari Pemimpin Redaksi (Pemred) Republika, Irfan Junaedi. Dalam acara yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan Gedung Dakwah Muhammadiyah Jakarta tersebut ia menyampaikan materi tentang angle berita dan framing.

Selama hampir 90 menit Irfan menekankan penyampaiannya tentang Framing Berita. Menurutnya framing berita merupakan masalah tersendiri untuk Islam.

Ketika ditanya oleh salah satu peserta dari Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Karanganyar, Arif Surya, tentang content – content Republika yang cenderung memihak Islam, Irfan menyampaikan pandangannya terkait keberanian Republika untuk berbeda dengan media lain.

“Apakah ada visi dari Republika untuk mengenalkan Islam? Apakah Republika cenderung ke Muhammadiyah?”, tanya Arif Surya.

Irfan memaparkan kepada peserta alasan kenapa Republika berani mengambil haluan berbeda dengan media lain. Diantaranya bahwa sejak dilahirkan Republika memang sebagai media Islam penyeimbang.

“Republika tujuannya untuk menyeimbangkan informasi tentang Islam, kami banyak sekali menghadapi serangan, bully, tantangan”, tambahnya.

Tidak hanya itu, ia menegaskan bahwa mulai dari pemilik, pemred, editor, dan jurnalisnya memiliki pandangan yang sama yaitu menyeimbangkan informasi tentang Islam.

“Contoh nya tentang LGBT, kami banyak sekali mendapat tuntutan di pengadilan, di kantor, dibully di media sosial, tapi tetap istiqomah, dan akhirnya kesadaran masyarakat terbentuk”, tuturnya.

Sebelum tanya jawab, Irfan menjelaskan kepada peserta bahwa tidak cukup mengandalkan framing saja. Framing tentu merupakan fakta, tapi bisa menggiring opini tertentu.

“ketika mereka menampilkan frame itu, kita tampilkan frame lain, sehingga berita bisa berimbang”, tambahnya. (Oew)