Bikin Heran, Jaman Online Kok Malah Buka Offline Outlet SM Corner?

0
1084

Karanganyar – Ditengah maraknya sistem jual beli online yang notabene bisa dilakukan tanpa memiliki outlet, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Karanganyar malah membuat gebrakan dengan mendirikan toko yang bekerja sama dengan Suara Muhammadiyah. Toko PDNA yang merupakan Badan Usaha dan Amal Nasyiatul Aisyiyah (BUANA) ini terletak di MI Muhammadiyah Karanganyar dengan nama Toko SMCorner.

Toko SMCorner yang berada di MI Muhammadiyah Karanganyar

Keberadaan Toko SMCorner ini menjadi perhatian tersendiri oleh Direktur Suara Muhamamdiyah, Denny Al-Asy’ari ketika memberikan Sambutan dalam acara Launching SMCorner di MIM Karanganyar, kemarin (18/01). Menurutnya Toko ini adalah satu – satunya SMCorner yang dikelola oleh NA di Indonesia. Dalam sambutannya, Denny menyoroti maraknya toko – toko online yang sekarang menjadi trending berbelanja bagi masyarakat. Saat ini Suara Muhamamdiyah Corner sedang mengembangkan jaringan 1000 outlet di seluruh Indonesia.

Kenapa malah mengembangkan jaringan offline ditengah maraknya sistem penjualan online?

Menurut Denny, kecenderungan masyarakat sekarang memang lebih menyukai berbelanja online ketimbang ke toko. Di tengah gelombang bisnis dari era offline ke era digital, justru Suara Muhammadiyah membuka bisnis berbasis offline/outlet. Muhammadiyah memiliki kekuatan jamaah dan jam’iyah yang begitu besar. Potensi ini akan menjadi kekuatan pengembangan ekonomi bagi Muhammadiyah.

“Inilah mungkin kami meyakini gelombang bisnis berbasis online, tapi Muhammadiyah dengan kekuatan jamaahnya kami punya keyakinan bisbis offline di lingkungan Muhammadiyah akan tetap eksis sampai kapanpun karena kekuatan bisnisnya ada di jamaahnya dan jam’iyahnya”, terang Denny.

Baca juga : Selamat! SM Corner Satu – Satunya yang Dikelola NA Ada di Karanganyar!

Direktur Suara Muhamamdiyah, Denny, bersama Ketua PDM Karanganyar, Muh Samsuri, meninjau Toko SM Corner

Denny menambahkan, sebetulnya semua bisnis online saat sekarang sedang membuat jamaah seperti membuat membership. Hal tersebut termasuk dalam kegiatan untuk mendapatkan jamaah, karena potensial jamaah begitu besar dalam kelangsungan bisnis.

Pilihan NA untuk bekerjasama dengan Suara Muhammadiyah sudah tepat, karena menurutnya sejak SMCorner didirikan tahun 1917 belum ada satupun yang tutup.

“SMConer sejak didirikan sejak 1917 sampai sekarang belum ada satupun yang tutup”, tambahnya.

Bermodal kekuatan jamaah dan jam’iyah tersebut Suara Muhammadiyah akan mengembangkan bisnisnya ke perhotelan yang nantinya akan dinamakan SM Tower. Pembangunan tersebut akan dimulai bulan Februari mendatang. Bahkan nantinya juga akan melebarkan sayap ke urusan ekspedisi.

Kegiatan lauching Suara Muhammadiyah Corner dihadiri oleh Direktur Suara Muhammadiyah beserta jajarannya, Pleno PDM, Ortom, dan tamu undangan yang lain. Acara dimulai pukul 13.00 WIB s.d 14.30 WIB. (MPI PDM Kra – Oew)

PHOTO GALERI