Karanganyar, Senin(10/04/2017) – Suasana sebelum cahaya fajar pukul 03.00 WIB masyarakat punukan Ngadiluwih yang sebagian besar adalah kelompok pengajian Al Kahfi telah bersiap untuk selenggarakan suatu acara Sholat Subuh bersama Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.Ta’mir Masjid Nur Hidayah sekaligus penggerak Al Kahfi, Arif Mujahidin, terlihat mengkoordinasikan segala hal persiapan acara Subuh Bersama ini. Jelang adzan subuh jemaah dari sekitar masjid dan seluruh pelosok Ngadiluwih mulai berdatangan, tak lupa mereka menjalankan shalat sunah fajar, dua rekaat sebelum subuh yang pahalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya.
Terlihat juga para pejabat Pemdes Ngadiluwih yang bersiap menyambut kedatangan Rohadi Widodo. Waktu menunjukkan 04.10 WIB , Sebuah mobil Putih ber plat merah berhenti tepat sebelum jembatan, akses menuju Kampung Punukan ,tempat Masjid Nur Hidayah lokasi kegiatan, mobil wabup harus berhenti karena jembatan saat ini dalam keadaan putus, rusak dalam proses perbaikan.
Rohadi meneruskan dengan berjalan kaki menuju lokasi acara di Masjid Nur Hidayah, yang berjarak tidak jauh dari jembatan putus.
Wajah wajah sumri ngah menyambut kedatangan Rohadi.
Acara Subuh Keliling ( Suling) merupakan salah satu program Pemkab Karanganyar pada Minggu ( 9/4) dimulai dengan acara utama sholat subuh berjamah bertindak selaku imam sholat, ulama panutan warga Ngadiluwih, Ustadz Choidor Al Manssyur.
Kemudian rangkaian ceremonial acara diawali tilawah Quran dari suara yang menggetarkan hati, pembina TPA Al Huda
, Ustadz Asminudin Latief.
Acara dikanjutkan dengan sambutan pangayubagya dari Ta’mir yang diwakili oleh Sholeh yang menyambut kedatangan Wabup, tidak lupa permintaan maaf atas kondisi Jembatan akses desa yang “menghadang” mobil Rohadi.
Sambutan resmi mewakili Pemdes Ngadiluwih disampaikan secara singkat oleh Sekdes baru, Priyadhika Reksa.
Pada kesempatan berikutnya sambutan dari Pembina Kelompok Pengajian Al Kahfi, Abdul Mudzakir memaparkan visi dan program secara panjang lebar. Dan pada giliran terakhir, sebagai “gong”, Rohadi Widodo menyampaikan sambutan. Pada kesempatan pidato singkat tersebut Wabup mengajak untuk membudayakan Subuh berjamaah.
“Saya berharap sholat subuh berjamaah ini menjadi budaya setiap harinya, warga Punukan, Ngadiluwih dan umumnya warga Karanganyar..tidak hanya sekarang saja”, tutur Rohadi.
Pada kesempatan yang sama Wabup juga didaulat untuk peletakan batu pertama pembangunan Gedung TPA. Diakhir acara adalah ramah tamah, sejumlah 200 orang jemaah yg hadir, dijamu dengan acara sarapan soto segar bersama Rohadi. Acara Subuh bersama Rohadi ini berakhir sampai dengan pukul 06.15 WIB.
Sebelum meninggalkan lokasi acara,Rohadi menyempatkan berhenti sejenak di sekitar jembatan yg rusak, untuk mengamati dan berkoordinasi dalam upaya tindakan renovasi jembatan. (Adhi)
