Ternyata baru 56% warga Karanganyar yang terbiasa cuci tangan pakai sabun

0
654

Karanganyar, 16 Oktober 2016 – Berdasarkan penelitian, ternyata hanya 56% warga Karanganyar yang sudah terbiasa mencuci tangan menggunakan sabun. Hal itu sampaikan Kabid Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyakit Lingkungan Dinas Kesehatan Karanganyar , Fatkhul Munir, di sela kegiatan sosialisasi cuci tangan pakai sabun kepada anak TK Al Hidayah Kompleks Masjid Agung Sabtu kemarin (15/10).

Dalam kegiatan tersebut ia menyampaikan bahwa kebiasaan cuci tangan harus disosialisasikan kepada masyarakat sejak dini. Sehingga bila sudah dewasa, kebiasaan cuci tangan akan dilakukan dengan sendirinya.

“Ada empat pilar perilaku hidup sehat masyarakat. Yang pertama tidak lagi BAB (buang air besar) sembarangan, biasa cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah yang baik dan mengkonsumsi air bersih. Nah ini belum maksimal,” kata dia.

Ia menambahkan, warga Desa Jatiwarno, Jatipuro, menyabet penghargaan terbaik nasional untuk perilaku hidup bersih dan sehat. Para warga sudah menyediakan wastafel di depan rumah untuk cuci tangan.

Kegiatan yang diselenggarakan di kompleks Masjid Agung itu adalah salah satu kegiatan dalam rangka memperingati hari cuci tangan se-Dunia 15 Oktober. (Sumber:SuaraMerdeka)