SSR Aisyiyah Karanganyar Latih 16 Pengawas Menelan Obat untuk Kesembuhan Pasien Tuberculosis

0
380

Karanganyar, Ahad(01/10/2017) – Dua hari kemarin, 29 dan 30 September 2017 menjadi penutup bulan September yang manis bagi pergerakan SSR Community TB-HIV Care Aisyiyah Karanganyar, hal ini dikarenakan atas suksesnya pelatihan bagi keluarga pasien Tuberculosis di Karanganyar sebanyak 16 orang oleh SSR Aisyiyah Karanganyar.

Kegiatan ini dibuka dan mendapat arahan langsung dari ketua PDA Kabupaten Karanganyar, Dra Kunti Basthona. Pelatihan PMO (Pengawas Menelan Obat) ini bertujuan membekali keluarga pasien TB agar ikut terlibat dalam kesembuhan pasien dengan pendekatan spiritual dan motivasi kemanusiaan. Kegiatan pelatihan PMO sendiri difasilitasi oleh programmer TB dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar, Puskesmas Kebakkramat I, dan juga SSR Aisyiyah Karanganyar. Sebagai sharing pengalaman, dihadirkan narasumber dari Yayasan Lawu Peduli, dan KPA Kabupaten Karanganyar.

Ket: Subuha (berdiri) memberikan penjelasan pelatihan PMO disaksikan Ketua PDA dan Ketua Majelis Kesehatan PDA

Kegiatan yang diselenggarakan di Oemah Lawu Resto ini terbagi menjadi dua sesi, sesi pertama dilaksanakan tanggal 26 dan 27 September 2017, sedangkan sesi kedua dilaksanakan pada 29 dan 30 September 2017. Kegiatan ini menjadi media komunikasi keluarga pasien dengan para pengelola program dalam upaya percepatan kesembuhan pasien, terlebih lagi bagi para pasien dengan status TB-HIV, upaya semacam ini dijadikan dasar dalam berkonsultasi dalam menjaga kesehatan pasien yang tentunya lebih butuh penaganan khusus dalam kesehariannya.

Dengan kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami tentang pengisian form pengobatan pasien yang dikoordinasikan dengan layanan kesehatan saat mengambil obat bagi pasien. (Subuha)