Silaturahmi Diaspora Kader Muhammadiyah, Menteri dan DPR RI Turun Gunung!

0
4379

NEWSKABAR12, Karanganyar– Dalam suasana Syawalan 1446 H, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar agenda strategis bertajuk Silaturahmi Diaspora Kader Muhammadiyah se-Jawa Tengah, pada Sabtu (26/4/2025). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Raden Mas Said, Rumah Dinas Bupati Karanganyar ini dihadiri lebih dari 250 tokoh nasional dan daerah dari berbagai latar belakang profesi dan pengabdian.

Mengusung tema “Membangun Sinergi Diaspora KaderMu untuk Jawa Tengah yang Berkemajuan”, acara ini dirangkai dengan halalbihalal dan menjadi ajang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring kader Muhammadiyah yang kini tersebar di berbagai lini—baik eksekutif, legislatif, yudikatif, maupun profesional.

Ketua LHKP PWM Jawa Tengah, Jayusman Arief, dalam keterangannya menyebut bahwa acara ini mengundang sekitar 200 tamu VVIP dan VIP, termasuk sembilan kepala daerah, 15 anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta penyelenggara Pemilu wilayah Solo Raya.

“Pertemuan ini menjadi ruang kolaboratif untuk menyamakan visi, mempertemukan gagasan, dan membangun arah baru kontribusi kader Muhammadiyah terhadap kemajuan Jawa Tengah dan Indonesia secara lebih luas,” ujar Jayusman. Sayangnya, ia tidak dapat hadir secara langsung karena kondisi kesehatan, dan pernyataannya disampaikan oleh Sekretaris LHKP PWM Jateng, Wahidin Hasan.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, hadir memberikan keynote speech. Ia mengajak para kader Muhammadiyah untuk memaknai pengabdian di ruang publik sebagai bagian dari ibadah. “Kita sebagai kader Muhammadiyah harus memanfaatkan posisi di legislatif maupun eksekutif untuk dakwah yang membawa kemanfaatan, sebagaimana diajarkan oleh Kyai Ahmad Azhar Basyir,” tegasnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi, serta beberapa kepala daerah turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayati, Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, dan tuan rumah Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana. Kepala daerah lainnya seperti Wali Kota Solo Respati Ardi dan Bupati Sragen Sigit Pamungkas berhalangan hadir.

Dari unsur legislatif, tampak hadir anggota DPR RI dari PAN Muhammad Hatta, anggota DPRD Jateng dari Partai NasDem dr. Faiz Alauddien Reza Mahardhika, serta sejumlah anggota DPRD Kota Solo dan Kabupaten Sragen seperti Ahmad Sapari, Budiono Rahmadi, dan lainnya. Para legislator menyampaikan apresiasi atas pertemuan ini dan menegaskan pentingnya keterlibatan kader Muhammadiyah dalam sistem politik kebangsaan.

Ketua PWM Jawa Tengah, Drs. H. Tafsir, M.Ag, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya kader Muhammadiyah berada di dalam lingkar kekuasaan untuk memperlancar dakwah dan memberikan kontribusi nyata terhadap kebijakan publik. “Muhammadiyah perlu hadir dalam seluruh ruang kehidupan masyarakat, termasuk di pusat-pusat pengambilan keputusan,” ujarnya.

Sekretaris LHKP PWM Jateng, Wahidin Hasan, menyampaikan bahwa forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi wadah strategis lintas wilayah dan generasi untuk menjaring pemikiran-pemikiran progresif kader Muhammadiyah. “Kita ingin mengoptimalkan peran dan posisi kader dalam menjawab tantangan kebangsaan dengan kebijakan yang berpihak pada kepentingan umat dan bangsa,” jelasnya.

Ketua panitia, Aris Setiono, menambahkan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara serial di seluruh eks-karesidenan Jawa Tengah untuk memperluas dampaknya. Dalam forum ini, para kader Muhammadiyah juga berdiskusi menyusun policy paper terkait isu-isu strategis seperti kebijakan pendidikan, politik kebangsaan, ekonomi kerakyatan, dan transformasi dakwah digital.

Bendahara LHKP Jateng, Umar Hasyim, menyebut bahwa agenda ini juga menjadi ajang saling mengenal antar kader Muhammadiyah yang kini berdiaspora di berbagai daerah dan sektor. “Silaturahmi ini penting agar kerja dakwah menjadi lebih efektif melalui sinergi lintas sektor,” ujarnya.

Acara dimulai sejak pukul 12.00 WIB dengan penampilan paduan suara dari PKU Muhammadiyah Karanganyar dan berlangsung hingga sore hari. Para peserta yang hadir berasal dari unsur LHKP Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Tengah, organisasi otonom tingkat wilayah, serta Unit Pembantu Pimpinan PWM Jawa Tengah yang terlibat dalam kerja-kerja kebijakan publik.

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah. “Kegiatan ini adalah contoh nyata kolaborasi antar pemegang amanah rakyat untuk merancang masa depan Jawa Tengah yang lebih maju, adil, dan makmur,” tegasnya.

Melalui semangat kolaboratif dan nilai-nilai dakwah berkemajuan, Silaturahmi dan Diaspora Kader Muhammadiyah se-Jawa Tengah diharapkan menjadi momentum konsolidasi kader Muhammadiyah dalam memperkuat kontribusi kebangsaan melalui jalan-jalan strategis, berbasis nilai, dan penuh integritas.