Segera Dibangun, Jembatan Kaca 70m di Kebun Teh Kemuning

0
402

Karanganyar, Jum’at(20/01/2017) – Jembatan sepanjang 70m yang membentang di perkebunan teh Kemuning sedang diwacanakan.Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpor) Karanganyar, Titis Sri Jawoto, Kamis kemarin.

“Ini sedang tahap akhir negosiasi. Kemarin kami sudah cek lokasi untuk memastikan lokasi yang akan dikembangkan. Mereka mau tanda tangan MoU bila batas-batasnya jelas,” tutur dia.

Prasarana wisata ini merupakan kerja sama pengembangan kawasan perkebunan teh di Desa Kemuning, Ngargoyoso, antara Pemkab Karanganyar dengan Yayasan Rumpun Diponegoro.

Titis menambahkan perkebunan teh yang dimiliki Yayasan Rumpun Diponegoro di Ngargoyoso luasnya 70 hektare. Tapi dari luasan tersebut hanya sekitar 11 hektare yang akan dikembangkan Pemkab.

Mantan kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan tersebut juga menerangkan bahwa ada lima kegiatan konstruksi yang direncanakan di lahan empat hektare tersebut. Contohnya cottage dan area parkir kendaraan di sebelah timur jalan utama perkebunan.

Di sisi barat jalan utama perkebunan akan dibuat sky bridge atau jembatan dari kaca sepanjang 70 meter. Jembatan tersebut akan jadi spot sangat strategis untuk menikmati pemandangan alam.

Disinggung tentang anggaran pembangunan, ia menekankan saat ini masih studi kelayakan, yang jelas bisa pakai anggaran pemerintah atau investor.

“Mudah-mudahan bulan ini ada kabar dari Yayasan terkait tanda tangan MoU. Setelah ada MoU, kita buat DED-nya. Anggaran DED akan masuk mendahului APBD Perubahan 2017,” imbuh dia.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Darwanto, mengapresiasi gerak cepat Pemkab untuk menjalin kerja sama rencana pengembangan perkebunan teh yang dikuasai Yayasan Rumpun Dipongeoro. Menurut dia, sudah saatnya Pemkab menyikapi serius pengembangan kawasan wisata alam Gunung Lawu.

“Potensi alam lereng Gunung Lawu sangat besar. Harus digarap maksimal,” tutur Darwanto.

Politikus PKS tersebut meyakini semakin majunya wisata lereng Gunung Lawu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitarnya. Peluang usaha akan semakin terbuka. (Sumber:Solopos/Kurniawan/JIBI)