Satlantas karanganyar kunjungi SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar sekaligus menjadi IRUP

0
740

Karanganyar, Senin(23/01/2017) – Satuan Lalu Lintas (Santlantas) Polres Karanganyar mengunjungi SMK Muhammadiyah 3 (M3) Karanganyar dan sekaligus menjadi Inspektur Upacara (IRUP) di Halaman Sekolah pagi tadi. Kedatangan Satlantas tidak sekedar berkunjung melainkan menyampaikan amanat yang diberikan oleh Ahdi Rizaliansyah, S.I.K Kasatlantas Polres Karanganyar.

Satlantas sendiri menugaskan 4 personil diantaranya IPTU A.R Prevoost, IPDA Angoro Wahyu, Bripka Hariyanto, dan Brigpol Ahrom untuk menyampaikan
amanat ke SMK M3. IPDA Angoro Wahyu ditunjuk sebagai IRUP untuk menyampaikan isi dari amanat yang diberikan.

Amanat yang dibacakan Angoro dari Kasatlantas berisi informasi tentang data kecelakaan di Kabupaten Karanganyar yang mana berdasarkan catatan tahun 2016 telah tercatat sebanyak 1.014 kejadian kecelakaan dengan korban meninggal dunia 28 jiwa, luka berat 28 jiwa, luka
ringan 1.1 jiwa serta kerugian materiil Rp. 512.450.000,-. Dari sejumlah kasus tersebut 80% korbannya adalah remaja di usia sekolah.

Ahdi Rizaliansyah mengajak semuanya untuk bertindak bersama untuk menekan angka kecelakaan Lalu Lintas dan menyelamatkan anak bangsa, menyelamatkan generasi
penerus agar tidak meregang nyawa sia – sia dijalan raya, dengan mengembangkan rasa tertib dan disiplin dalam hati sanubari serta memahami mematuhi dan melaksanakan
aturan – aturan yang ada.

Dengan mematuhi segala peraturan yang ada termasuk peraturan lalu lintas ia berharap para pelajar yang ada di Karanganyar memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara yang baik dan dapat menunjukan citranya sebagai lapisan masyarakat yang terpelajar dengan memberi contoh yang baik terhadap keluarga dan masyarakat.

Dalam undang – undang no.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan berlaku diseluruh wilayah indonesia serta mengatur semua lapisan masyarakat dengan tidak membeda – bedakan status sosialnya, apakah mereka itu wirausaha, guru, pegawai negeri, pelajar ataupun para penegak hukum sendiri.

Ia juga menambahkan dari Kepolisian amat sangat mengharapkan dan sekaligus menghimbau, khususnya kepada para pelajar untuk benar – benar tertib dan berdislipin di jalan raya, mematuhi rambu – rambu dan marka jalan serta alat pemberi isyarat lalu lintas, apabila mengendarai kendaraan bermotor harus dilengkapi dengan administrasi berupa SIM dan STNK serta melengkapi kendaraan sesuai dengan ketentuan yang ada, antara lain kaca spion, lampu rem, lampu tanda membelok dan wajib menggunakan helm pengaman
yang ber SNI baik pengendara maupun pemboncengnya.

“Dalam menekan angka kecelakaan Lalu Lintas kami dari jajaran kepolisian Resor Karanganyar mengajak setiap generasi bangsa indonesia yang kita cintai ini menjadi PELOPOR KESELAMATAN BERLALU LINTAS DAN JADIKAN KESELAMATAN SEBAGAI KEBUTUHAN ajakan tersebut merupakan slogan yang ditujukan kepada diri kita sendiri agar dapat lebih tertib
berlalu lintas”, tutur Ahdi.

“kegiatan sosialisasi ke sekolah sudah ditetapkan oleh Kapolda Jawa Tengah dan kegiatan ini tidak hanya SMK/ SMA saja melainkan semua jenjang Sekolah, dalam penyampaiannya dilakukan diwaktu Upacara”, imbuh IPTU A.R Prevoost salah satu rombongan Santlantas.

Selesai kegiatan upacara para personil kepolisian melaksanakan pembahasan di ruang guru, semua guru dan staf karyawan ikut dalam pembahasan tersebut. IPDA Angoro mengharapkan Guru juga ikut berperan dalam penyampaian ketertiban berlalu lintas kepada para siswanya.

Sebelum acara ditutup, Burhan Mustaqim, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMK M3 mengucapkan terima kasih atas kunjungan sekaligus penyampaian untuk selalu tertib berlalu lintas di jalan raya. Dilihat dari data kecelakan hampir 80% masih pelajar maka sangat disayangkan bila generasi bangsa meninggal dengan sia – sia. (Sumber:Ponco SMK M3)