Milad 65th MIM Bolon, 300 Peserta Lebih Ikuti Lomba Mewarnai, Tari dan Expo

0
606

Karanganyar, Ahad(22/01/2017) – Ratusan peserta ikut memeriahkan Milad ke -65 Madrasah Ibtida’iah Muhammadiyah (MIM) Bolon, Colomadu, tadi pagi. Para peserta yang merupakan siswa – siswa sekolah sekitar tersebut tampak antusias mengukuti setiap lomba yang diselenggarakan panitia. Setiap peserta didampingi oleh wali murid sehingga kemeriahan begitu terasa di sekolah yang terletak di Gonggangan, Bolon, Colomadu ini.

Kegiatan dengan tema “Inspiring Beauty With Plastic” tersebut dimeriahkan dengan 3 lomba yaitu lomba mewarnai, lomba tari kreasi dan lomba stand expo education. Masing – masing lomba diambil 6 kejuaraan yaitu juara 1 sampai dengan 3 dan juara harapan 1 sampai dengan 3. Untuk lomba Stand Expo disediakan Piala Bergilir untuk juara 1.

Salah satu peserta, Rizki, siswa kelas 1 MIM Bolon mengatakan dirinya senang bisa mengikuti kegiatan tersebut, tapi juga mengalami kesulitan ketika mewarnai materi yang sudah disediakan oleh panitia.

“Senang, sulit mewarnainya”, tuturnya kepada Kabarduabelas.com

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut menghadirkan beberapa dewan juri. Diantaranya untuk juri expo adalah Kristiana Tri Widiyatmi, S.S (Kepala Sekolah Cherish, Gentan, Sukoharjo) dan Vietri Indranilasari, A.Md. Par (Komunitas Clay Devotee), kemudian untuk juri lomba tari adalah Slamet, S.Sn (ISI Surakarta) dan Tutut Dwi Rahayu, S.Sn (ISI Surakarta) sedangkan juri lomba mewarnai Novita Wahyuningsih, S.Sn, M.Sn (Staf Pengajar FSRD UNS) dan Indriani Ratih, S.Sn (FSRD UNS).

Sementara itu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Drs. Ngadiyo, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pendidikan bagi anak. Menurutnya, anak sebetulnya terlahir suci, baiknya anak akan membawa kebaikan bagi orang tuanya.

“Kalau anak – anak kita jauh dari perilaku yang baik, orang tua dan keluarganya juga akan menjadi hancur. pendidikan anak sangat penting bagi kita untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawadah, warohmah”, tegasnya.

Menyinggung tentang infaq pembangunan MIM Bolon, ia mengajak para warga masyarakat dan orang tua wali murid untuk ikut mendukung karena bersedekah tidak akan mengurangi harta yang dimiliki.

“Orang yang mau bersedekah justru akan ditambah oleh Allah rezekinya”, tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Ngadiyo menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport MIM Bolon.

Hal senada disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs. H. Marpuji Ali, M.Si ketika wawancara dengan Kabarduabelas.com, bahkan ia mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk juga ikut mendukung pembangunan MIM Bolon.

“Kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar ada baiknya juga memberikan perhatian kepada sekolah ini. Sekolah dikampung, muridnya bayak, fasilitas terbatas. Pemerintah yang punya kewajiban bisa memberikan bantuan, itulah yang diharapkan”, tegas Marpuji.

Tidak hanya Pemkab, PDM Karanganyar pun diajak Marpuji untuk sering – sering mengunjungi MIM Unggulan di Colomadu yang sudah berusia 65 tahun ini.

“Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar sering – seringlah tengok sekolah yang sudah berumur 65 tahun ini dan berikan dukungan agar kemajuannya bisa memadai”, tambahnya. (Oew)