Ruang Harmoni SMP Mutu Colomadu

0
2110

Ruang baru yang masih setengah jadi di gedung SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan Colomadu menjadi ramai di sore hari ini. Orang tua siswa, 5 guru dan 3 mahasiswa KKN Dik UMS duduk melingkar di ruangan semi terbuka karena dinding luarnya belum tertutup.
Nuansa syahdu mengiringi diskusi hangat antara guru dan orang tua siswa.

Obrolan hangat walaupun berisi masalah berat terkait keseharian siswa. Mulai dari keluhan siswa yang merasa kurang dengan porsi snack, namun ada juga beberapa siswa yang tidak suka makan Snack, kemudian dibawa pulang. Permasalahan antar jemput siswa yang rumahnya lumayan jauh dari sekolah, sedangkan orang tua merasa kerepotan. Sedikit keluhan yang dirasakan orang tua disampaikan kepada guru dengan cara yang nyaman dan damai.

Sebaliknya kepala sekolah, Arum Dyah Ripdianti juga menyampaikan pesan kepada orang tua. Orang tua diharapkan bijak dalam memberi ijin kepada siswa menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah. Peraturan sekolah melarang siswa untuk mengendarai motor ke sekolah, kecuali jika ada alasan penting yang dapat dipertanggungjawabkan. Siswa membawa kendaraan bermotor dengan sepengetahuan orang tua dan mendapat ijin dari sekolah. Aturan yang diberlakukan untuk meminimalisir permasalahan yang lebih besar resikonya.

Permasalahan yang muncul menjadi bahasan rutin dalam setiap pertemuan POMG di SMP MUTU. Kegiatan tersebut rutin berjalan sebulan sekali di setiap kelas. Rapat rutin menjadi wadah orang tua dan guru mengasah kepekaan dalam menghadapi masalah dan mencari langkah strategis untuk solusi permasalahan yang muncul.

Harmonis tidak selalu sama, ada kalanya berbeda arah. Dengan silaturahmi menjadikan rasa saling memahami. Perjalanan selama 3 tahun menyelaraskan tujuan dan pola pendidikan siswa kelas IX sekarang ini, menorehkan kenangan dan perjuangan sebagai angkatan pertama SMP Mutu Reborn.

Kebersamaan dalam bingkai harmoni yang sudah terjalin selama 3 tahun terasa cepat berlalu. Tidak terasa kebersamaan ini sebentar lagi akan berakhir. Rangkaian potret kerja sama, bahu membahu mendidik kader masa depan menjadi kenangan yang membanggakan.