Omicron Mulai Mengganas, MCCC Karanganyar Ingatkan Pimpinan Muhammadiyah.

0
1807

KARANGANYAR, Tren penambahan kasus positif Covid-19 secara nasional maupun regional khususnya Kabupaten Karanganyar mulai mengkhawatirkan. Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar mulai mengambil langkah antisipatif. Melalui suratnya kepada PDM Karanganyar yang rilisnya disampaikan kepada kabarduabelas.com, Senin (07/02) MCCC mengingatkan warga Muhammadiyah khususnya di Kabupaten Karanganyar untuk meningkatkan kewaspadaannya.

Dalam suratnya, selain menyajikan data tren peningkatan kasus sejak awal tahun 2022 terjadi grafik yang meningkat. “Khususnya di pekan pertama bulan Februari ini bedasarkan data dari Dinkes Kabupaten Karanganyar peningkatannya sangat tajam, per 7 Februari 2022 sudah ada 220 kasus”, kata Melani Krismonita, Sekretaris MCCC Karanganyar.

Grafik Kasus Covid Per Bulan Februari 2022

Sementara itu, Ngadiman selaku Ketua MCCC PDM Karanganyar dalam diskusinya mengaku prihatin dan khawatir dengan sikap warga khususnya di Muhammadiyah yang sudah banyak mualai abai dengan Protokol Kesehatan. “Dalam pantauan kami, banyak warga sudah abai prokes. Bahkan sekedar menggunakan masker saja banyak yang sudah tidak mau, kumpulan masa baik rapat, hajatan maupun di lokasi wisata sudah sangat bebas tanpa jarak tanpa masker,” terang Ketua MCCC yang juga Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana ini.

“Dalam hal ini, sesuai tugas kami melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah minta agar pimpinan menghimbau warga khususnya Muhammadiyah utk tetap waspada dan senantiasa menerapkan prokes dalam setiap kegiatan persyarikatan”, tambah Ngadiman.

Sebagaimana diketahui, beberapa daerah di Solo Raya utamanya Surakarta dan Sukoharjo sudah mulai membatalkan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) menyikapi merebaknya kembali sebaran virus Corona mutasi baru ini. Bahkan WHO juga sudah mulai intensif mewaspadai sembaran varian omicron yang awalnya dianggap kurang begitu berbahaya namun mempunyai tingkat penularan lebih cepat dibanding varian Delta. (JOe).