Pentingnya Kelembagaan Sekolah yang Kuat, Begini Kata Ketua PDA

0
373

Karanganyar, Sabtu(31/03/2018) – Aisyiyah merupakan organisasi otonom (Ortom) khusus Muhammadiyah yang diperbolehkan memiliki Amal Usaha (AUM). Salah satu amal usaha Aisyiyah yang menjadi perhatian dalam bidang kelembagaannya adalah sekolah. Dalam perkembangannya hingga sekarang, Aisyiyah sendiri telah memiliki PAUD yang terdiri dari 86 TK dan 46 KB. Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Karanganyar, Dra. Hj. Kunti Basthona ketika ditemui dalam acara Sosialisasi Tata Kelola Sekolah Asiyiyah di Aula Panti Puteri Aisyiyah kemarin (30/03).

“PAUD Aisyiyah di Karanganyar TK nya ada 86, KB nya ada 46, bahkan hampir disetiap cabang ada TK unggulannya. SCA merupakan sekolah unggulan yang juga menjadi tempat studi banding dari beberapa daerah di Jateng, Jatim bahkan luar Jawa”, tuturnya.

Ketua PDA Karanganyar foto bersama dalam kegiatan LLHPB yang bersamaan dengan sosialisasi dari Majelis DIKDASMEN

Standarisasi atau penyamaan dalam penyelenggaraan sekolah diperlukan agar sesuai dengan yang sudah diatur dalam pedoman pengelolaan Aisyiyah. Menurut Kunti, pengelola, penyelenggara maupun pendiri harus ada penguatan pemaham sehingga sosialisasi tentang tata kelola sekolah perlu dilakukan.

“Sekarang perlu ada penguatan pemahaman, jadi kita adakan sosialisasi tentang tata kelola ini agar penyelenggaraan sekolah di AUM Cabang bisa sama dan terstandar”, jelasnya.

Ia menyampaikan sekolah – sekolah TK tersebut ada yang bukan dari Aisyiyah, melainkan dari perorangan yang didirikan sendiri, dibiayai sendiri tetapi dalam perjalanannya membutuhkan payung hukum yang jelas, sehingga ingin bergabung dengan Aisyiyah. Sosialisasi ini penting untuk sekolah – sekolah tersebut sebagai konsekuensi agar tidak ada sekat dalam pengelolaan sehingga sekolah yang bersangkutan betul – betul sesuai kelembagaan menyatu dengan Aisyiyah.

“Nah itu kadang masih ada sekat – sekat untuk  gabung full ke Aisyiyah. Sebagai konsekuensi kalo sudah menjadi milik Aisyiyah itu pengelolaannya harus mulai profesional sesuai dengan aturan – aturan yang sudah diatur di Aisyiyah”, tambah Kunti.

Ketua Majelis Dikdasmen PDA Karanganyar, Hidiyah Rohmani ketika memberikan materi

Penguatan kelembagaan sekolah Aisyiyah tersebut penting, mengingat sekolah harus bekerjasama dengan lembaga luar seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sehingga pihak sekolah harus juga paham aturan – aturan dari lembaga tersebut.

Berdasarkan pantauan, kegiatan sosialisasi tesebut selain diikuti oleh para pengelola PAUD juga diikuti oleh 17 PCA se Kabupaten Karanganyar. Terdapat 4 materi yang disampaikan dalam kegiatan itu antara lain “Pedoman Kepegawaian dan Organisasi” oleh Dra. Hidiyah Rohmani, M.Pd, “Manajemen Keuangan Sekolah” oleh Aini Rukhayati, S.E, “Supervisi Sekolah Aisyiyah” oleh Sumarti, S.Ag, dan “Strategi Pengembangan PAUD” oleh Evi Ika Ariawati, S.Psi.

Para peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi

Selain kegiatan sosialisasi oleh Majelis DIKDASMEN PDA Karanganyar, di Panti Puteri Aisyiyah sendiri juga dilaksanakan kegiatan pembuatan pupuk oleh LLHPB serta kunjungan Majelis Sosial PP Aisyiyah. (MPI PDM Kra – Oew)