Meriahkan Hari Jadi, 999 Penari Akan Menari di Alun – Alun Karanganyar

0
798

Karanganyar, Kamis (16/11/2016) – Tari kolosal yang mengisahkan Nyi Ageng Karang dan perjuangan Raden Mas Said (Pangeran Sambernyawa) akan ditampilkan oleh 999 penari pelajar dari beberapa Sekolah SMP dan SMA di Kabupaten Karanganyar. Tari tersebut diselenggarakan untuk memperingati puncak Hari Jadi Kabupaten ke 99 di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Jumat (18/11) pagi. Upacara tersebut rencananya dihadiri oleh Forkopimda, tamu undangan dan masyarakat.

Saat gladi bersih kemarin, Rabu (15/11), Penata Tari, Ari Kuntarto mengatakan, kelompok penari itu terbagi menjadi beberapa peran. Ada yang memerankan sebagai pasukan berkuda, rakyat, cundrik, gendewo, kelompok watang, pasukan belanda, dan pesilat. Terdapat pula peran Nyi Ageng Karang, dan Pangeran Sambernyawa.

“Tari kolosal ini mengisahkan perjuangan Raden Mas Said dibantu 40 punggawa baku melawan Belanda dengan taktik gerilya, dengan spirit perjuangan TIJI TIBEH (Mati Siji Mati Kabeh, Mukti Siji Mukti Kabeh),” katanya.

Juga ada pelepasan 99 burung derkuku, sebab Nyi Ageng Karang pernah berkata, “Barang siapa memakan burung derkuku ini, kelak menjadi pemimpin baru,” dan ternyata yang memakan burung itu adalah Pangeran Sambernyawa.

Diceritakan pula, RM Said melihat rakyat yang tertindas setelah itu mengembara dan bertemu Nyi Ageng Karang, lalu bercerita tentang semedinya yang ternyata berisi ilmu dan petuah nasehat tentang perjuangan.

Selain itu, pada acara puncak mendatang, tata cara upacara mengunakan bahasa jawa, gending, dan pakaian jawa yang dipakai peserta upacara. Tak hanya itu saja, juga ada atraksi aero modelling dari Lanud Adi Sumarmo, dan rekor untuk manusia kembar.(Sumber:Dishubkominfo Kra – pd)