Menengok Ponpes Alma’un Jaten, menu wajib setiap pagi, baca Qur’an, Iqro, Tahsin dan Tahfidz

0
839

Karanganyar, Jumat(21/10/2016) – Adzan Shubuh berkumandang, para Musrif (ustadz pendamping asrama) dan keamanan kesantrian mulai operasi membangunkan santri. Meskipun keadaan santri masih ada yang tergolek, ngiler, mlungker dan ngumpet tetapi ada juga yang sudah khusuk sholat Fajr di masjid sebelum adzan shubuh.

Itulah gambaran santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ma’un setiap pagi. Salah satu dari 200 pondok pesantren Muhammadiyah yang terletak di Jl. Solo-Sragen KM. 10 Sroyo Rt 05/10 Jaten tersebut selalu melakukan kegiatan ini setiap pagi, termasuk pagi ini (21/10). Awal yang baik setiap pagi bakda sholat Shubuh adalah khusus baca Al-Qur’an, IQRO’, tahsin dan tahfidz sebagai menu wajib setiap santri. Harapannya saat otak masih fresh di pagi hari diisi amalan dan bacaan yang sangat bermanfaat bagi masa depannya sebagai kader Muhammadiyah.

“Kepada siapa lagi Muhammadiyah kita serahkan? Kalau bukan kepada para kader dari alumni sekolah dan pondok pesantren Muhammadiyah, Ulama sebagai pewaris Nabi semakin langka termasuk Persyarikatan Muhammadiyah kekurangan kader Ulama”, tutur salah satu pengurus sekaligus Ustadz di Ponpes Al-Ma’un, Nurul Huda, kepada Kabarduabelas.com.

Ia juga berharap agar warga Muhammadiyah menyiapkan kadernya dari semua elemen termasuk dari Pondok Pesantren.

“Mari kita siapkan kader Muhammadiyah dari semua Ortom , Lembaga, Majelis dan AUM termasuk Pondok Pesantren Muhammadiyah (PONTRENMU) yang masih menjadi anak tiri di persyarikatan, padahal perannya sangat di butuhkan”, tambahnya. (NH)