LHKP PWM Jawa Tengah “Ngobrol Gayeng” bersama Gubernur Ganjar

0
453

Karanganyar, Senin (05/12/2016) – Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pendidikan Politik Kader Muhammadiyah PWM Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Rekerwil selama 3 hari mulai tanggal 2 – 4 Desember bertempat di Semarang. Pada kegiatan Rakewil tersebut sekaligus diadakan diskusi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan tajuk “Ngobrol Jateng Gayeng bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo”.

Rakerwil yang mengambi tema “Mewujudkan Kader Bangsa yang Berkemajuan” tersebut diikuti oleh peserta 32 perwakilan dari unsur Lembaga/Majelis dan Wakil ketua PDM yang membidangi dari seluruh PDM Kabupaten dan Kota se Provinsi Jawa Tengah yang masing-masing mengirimkan 3 orang.

Gubernur Jawa Tengah dalam acara tersebut antara lain menyoroti tentang perkembangan arus informasi yang sudah masuk segala lini dan diharapkan Muhammadiyah bersama masyarakat Jawa Tengah bisa memanfaatkan untuk kepentingan dakwah, dalamhal ini pembenahan budi pekerjti dan unggah-ungguh dilingkungan masyarakat yang semakin menurun.

Gubernur Ganjar juga menyampaikan peran Muhammadiyah yang sudah sangat dominan dalam berkontribusi bagi umat. “……. contoh kecil saja Muhammadiyah itu dalam kegiatan Tabligh Akbar saja sudah tidak perlu minta sumbangan lagi” kata Ganjar. Banyak prestasi dan kontribusi Muhammadiyah lainya yang sudah dirasakan langsung oleh masyarakat misalnya dibidang Pendidikan (sekolah) dibidang kesehatan (RS PKU) dibidang sosial dan bidang-bidang lainnya.

Selanjutnya Gubernur mengajak kepada selruh aparat dalam melayani masyarakat dengan memegang tiga konsep yaitu Mudah, Murah dan Cepat. Disinggung juga posisi gubernur sebagai milik seluruh orang Jawa Tengah bukan hanya milik orang Semarang, maka disampaikan gubernur bahwa kalau shalat Id baik idul fitri maupun idul adha gubernur membiasakan secara keliling berpindah-pindah dari daerah satu ke daerah lain, meskipun selama periode kepimimpinannya di Jawa tengah tidak akan bisa menjangkau semua daerah. Pada kesempat tersebut gubernur juga menyampaikan permasalahan-permasalahan yang kompleks di Jawa Tengah maulai jalan rusak, gedung-gendug fasilitas umum seperti puskesmas, sekolah yang rusah dan lain-lain.

Sementara itu ketua LHKP PWM Jawa Tengah kepada Gubernur dan peserta Rakerwil menyampaikan bahwa LHKP PWM Jateng akan membuat Program MESRA yaitu Masjid Ramah Anak dalam rangka menyiapkan generasi mendatang sejak dini untuk mencintai masjid, sekaligus untuk menjawab permasalahan penyiapan budi pekerti yang baik generasi yang akan datang.

Pada akhir penutupan Rakerwil LHKP PWM Jawa Tengah diadakan pembentukan koordinator LHKP yang dibagi menurut eks karesidenan, sedangkan untuk wilayah eks karesidenan Surakarta ditunjuk Iswanto, SH., MH., Candidat Doktor sebagai koordinator bersama lima eks karesidenan lainya di Jawa Tengah. (MPI PDM Kra – Nur Hidayat).