Launching Logo HUT Ke-107 Karanganyar Digelar Tanpa Konser, Ini Penyebabnya!

0
2703

NEWSKABAR12, KARANGANYAR (KR)-Logo HUT ke-107 Kabupaten Karanganyar resmi diluncurkan, Jumat (11/10). Berbagai agenda menyertai Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar itu akan digelar sederhana tanpa memicu gesekan jelang Pilkada 2024.

Launching logo di pelataran kantor Setda Pemkab Karanganyar menghadirkan pemenang sayembara logo asal Desa Jetis Jaten, Nerita Herni Putri. Ia berhak mendapatkan tropi dan uang pembinaan Rp5 juta.


Pj Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan HUT pada tahun ini terasa istimewa, sebab di masa kampanye dan pemungutan suara Pilkada serentak 2024. Dilanjutkannya, tahun ini juga pijakan awal pelaksanaan RPJMD 2024-2029.


“RPJMD sudah ditetapkan dan disepakati. Di saran akhirnya, menjadikan Karanganyar maju, kompetitif dan harmoni. Semoga perilaku dan tindakan kita mencerminkannya,” katanya saat sambutan.
Ia menyebut berbagai inovasi membawa Kabupaten Karanganyar lebih maju. Bahkan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, satu diantaranya aplikasi Si Demen Tomat Terasi milik Dinas Kesehatan Karanganyar yang masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional.
“Aplikasi ini bentuk mitigasi dan deteksi dini risiko penyakit yang dikembangkan salah satu puskesmas di Karanganyar,” katanya.


Adapun rangkaian kegiatan HUT ke-107 Kabupaten Karanganyar diawali Lawu Jaz Festival di Wonder Park Tawangmangu pada 14-15 September lalu dilanjutkan world clean up day pada 20 September. Kemudian meramaikan hari wayang nasional pada 7 November dan tirakatan hari jadi pada 17 November. Lalu, pameran UMKM pada 28 Oktober-4 November dan khitanan 107 anak pada 30 Oktober.


Timotius mengatakan sengaja tak membuka konser musik pada perayaan tahun ini. Ia menghindari gesekan saat konser yang dipicu kepentingan politik. Konser musik.dikhawatirkan disusupi hal itu.
“Enggak ada konser besar-besaran spektakuler. Kita buat masyarakat kondusif dan diganti dengan ruwatan massal. Berdoa agar kabupaten Karanganyar terhindar dari bahaya,” katanya. (Lim)