Kolaborasi Strategis: SSDM Mabes Polri Jalin Kerjasama dengan UMUKA Solo

0
355

NEWSKABAR12, Karanganyar – Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Mabes Polri melakukan penjajakan kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMUKA) yang terletak di Solo, Karanganyar. Kerjasama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari bantuan pendidikan hingga pelatihan, yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Kapolres Karanganyar, AKBP Hadi Kristanto, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal dari kerjasama yang lebih formal. “Sebagai pejabat baru, saya ingin bersilaturahmi sekaligus mengantar SSDM Mabes Polri untuk menjajaki kerjasama dengan UMUKA. Ada banyak potensi yang bisa kita kembangkan bersama, sehingga kedepannya bisa memberikan manfaat optimal,” ujarnya setelah pertemuan dengan Rektor UMUKA pada Senin, 3 Februari 2025.

Kapolres menekankan bahwa kesempatan bagi anggota Polri untuk menempuh pendidikan di UMUKA menjadi salah satu poin utama dalam konsep kerjasama yang akan diusulkan. “Kami akan membahas lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan dan merumuskan detailnya dalam bentuk perjanjian kerjasama antara SSDM Mabes Polri dan UMUKA,” tambahnya.

Di sisi lain, Rektor UMUKA, Muh Samsuri, mengungkapkan bahwa sebagai perguruan tinggi yang baru, pihaknya berkomitmen untuk membangun jaringan kolaboratif dengan berbagai institusi, termasuk Kepolisian. “Kami tidak hanya menawarkan kesempatan pendidikan bagi anggota kepolisian, tetapi juga berharap dapat berkontribusi sebagai dosen tamu di Fakultas Hukum,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muh Samsuri menyampaikan bahwa kerjasama ini dapat mencakup peningkatan kompetensi di bidang teknologi informasi untuk anggota kepolisian. “Kami juga berharap dapat berkolaborasi dalam pembinaan mahasiswa, serta dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat,” tutupnya.

Dengan adanya penjajakan kerjasama ini, diharapkan akan terjalin hubungan yang saling menguntungkan antara UMUKA dan Polri, serta berkontribusi bagi pengembangan pendidikan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di kedua institusi.