Kembangkan Dakwah Virtual, Muhammadiyah Karanganyar Jalin Kerjasama dengan Voice of Hijra

0
815

Karanganyar – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar mengintensifkan penggunaan media dalam mendukung syi’ar dakwahnya. Setelah sebelumnya menghidupkan media virtual website maupun medsos seperti kabarduabelas.com, muhammadiyahkaranganyar.or.id, Facebook dan Twitter, kini PDM melebarkan jaringan melalui jalinan kerjasama dengan PT. Radio Voice of Hijra. Diharapkan gerakan Muhammadiyah lebih memasyarakat dan lebih eksis di tengah – tengah umat mengingat masih banyaknya masyarakat pendengar radio.

Penandatanganan kerjasama antara PDM dengan PT.Radio Voice of Hijra (Radio H) dilaksanakan pada Rakor Triwulan putaran ke-13 di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jum’at malam (18/12). Pihak Radio H diwakili oleh Komisaris PT. Radio Voice of Hijra, Baroroh Mustaqimah,S.H. Dalam sekapur sirihnya, Baroroh meyampaikan kebanggaannya bisa bersinerji dengan Muhammadiyah, terlebih dirinya adalah putra dari Kader Muhammadiyah.

“Saya merasa bangga dengan adanya kejasama antara Kami, Radio H, dengan Muhammadiyah, seperti mendapatkan ruh dan semangat baru untuk berdakwah dan berjuang bersama persyarikatan”, tuturnya.

Sementara itu, Ketua PDM Karanganyar yang diwakili Drs. H. Ngadino, M.Ag menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dari Keluarga Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar yang pertama (Almarhum Yasin Thohari) untuk ikut bersama mengelola Radio H dalam mendukung dakwah Islam amar makruf nahi mungkar.

“Alhamdulilah, malam ini dapat dilaksanakan penandatanganan MoU antara Komisari Radio H, Ibu Baroroh dengan PDM Karanganyar”, tuturnya.

Komisari PT. Radio Voice of Hijra, Baroroh Mustaqimah menyampaikan sekapur sirih

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan sekaligus Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Libanon, H. Hajriyanto Yasin Thohari, M.A, yang hadir dalam kegiatan tersebut melalui video meeting sangat mendukung langkah – langkah PDM Karanganyar. Menurutnya, dakwah virtual pada era sekarang harus diintensifkan, terlebih sebagian besar netizen di Indonesia adalah kaum millenial.

“Virtual itu luas, tidak hanya zoom gan google meet, tapi juga bisa media sosial. di media sosial ada netizen (kalo warga negara itu cityzen). Warga netizen di indonesia besar sekali hampir 300 juta, padahal orangnya hanya 240 juta. koran tempo di jakarta sekarang sudah tutup dan merubah ke online, yg cetak sudah tidak di cetak lagi”, jelasnya.

Rakor Triwulan diikuti oleh seluruh Pimpinan dan warga persyarikatan secara online melalui aplikasi zoom meeting. Tidak hanya penandangan MoU dengan Radio H, tapi juga mendengarkan penyampaian materi “Dakwah Virtual dan Aktualisasi Trisula Baru Muhammadiyah” oleh Hajriyanto Yasin Thohari. (MPI PDM Kra – Oki)

PHOTO GALERI