Juliyatmono: Idealisme generasi muda masa depan adalah prestasi individual

0
372

Karanganyar, Ahad(14/05/2017) – Generasi muda sebagai salah satu pilar penyangga kemajuan dan visi pembangunan masa depan. Di era digital dan budaya serba instan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi muda untul bisa menjadi individu-individu yang kompeten dan punya kapabilitas tertentu sesuai bidangnya. Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM., pada acara Rapat Koordinasi Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Pemgurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) se-Kabupaten Karanganyar Sabtu (13/05) di Aula BLK Karanganyar Bangsri Karamgpandan.

Rakor DPD dan PK KNPI Karanganyar menghadirkan Bupati Karanganyar sebagai pembicara dalam dialog pemuda. Dalam paparanya Bupati Juliyatmono memdorong pemuda Karanganyar yang tergabung di KNPI untuk menjadi pribadi-pribadi handal dan mempunyai kompetensi unggul yang dapat bersaing.

“Tidak harus muluk-muluk, setiap pemuda bisa berkreasi bahkan menjadi pedagang angkringan jika dikelola sungguh-sungguh akan membuahkan hasil maksimal” kata Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut orang nomor satu di Karanganyar ini juga mendorong generasi muda yang ada di desa-untuk bisa maju dan memgembangkan potensi diri. “Saat ini seluruh kantor desa se-Karanganyar sudah tersambung jaringan internet melalui program internet desa. Saya berharap fasilitas itu bisa dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi area publik dengan memyediakan hot spot wifi area untuk mengunggah potensi yang ada di desa masing-masing. Pemuda harus menjadi pelopornya, pemerintah yang memberikan fasilitasnya.” Tegas Bupati yang juga mantan aktivis gerakan pemuda KNPI Karanganyar ini.

Acara dialog pemuda yang dipandu Sekretaris DPD KNPI Karanganyar Soenarto. DS, SP. ini juga didampingi Ketua DPD KNPI Kabupaten Karanganyar Aan Shapuanuddin, MPd.I., yang menyampaikan dinamika kegiatan pemuda Karanganyar. Menurut Aan kegiatan Rakor ini dihadiri Pengurus DPD dan perwakilan PK KNPI 16 kecamatan dari 17 kecamatan. “Satu Pengurus PK dari kecamatan Colomadu yang tidak bisa hadir” kata Aan.

Aan menambahkan jika pada rakor selama dua hari 13 sd. 14 Mei 2017 ini juga dilakukan penyerahan dana stimulan kegiatan untuk masing-masing pengurus kecamatan sebesar Rp. 2.500.000,-. “Dana bantuan dari APBD yang diberikan melalui KNPI memang belum sebesar yang kita ajukan, namun hal itu bukan berarti mutlak menjadi penghambat kegiatan KNPI”. Kata Soenarto menambahkan.

Dalam acara dialog pemuda yang masih berlangsung semangat sampai pukul 01.00 WIB Minggu dini hari itu juga dibuka forum tanya jawab dengan Bupati Karanganyar yang menyampaikan permasalah dan harapan generasi muda kepada pemerintah Kabupaten Karanganyar. (JOe)