Karanganyar, Jum’at (18/11/2016) – Resepsi Puncak Milad ke – 104 Muhmmadiyah telah dihelat secara meriah di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Kamis malam (17/11). Pada acara tersebut diberikan pula anugerah penghargaan atau Muhammadiyah Award 2016 kepada lembaga dan perorangan yang berprestasi serta berkontribusi lebih kepada persyarikatan Muhammadiyah, salah satunya adalah ibu Sukarmi, asal Kecamatan Kerjo, Karanganyar, Jateng.
Sosok sangat bersahaja namun memiliki semangat juang kuat dan pantang menyerah, insan persyarikatan yang pantas menjadi tauladan dalam hal pengabdian diantara insan-insan lain di Muhammadiyah yang tersebar di seluruh pelosok Republik Indonesia ini. Mungkin Ibu Sukarmi ini hanya sebagian dari para pejuang di Aisyiyah/Muhammmadiyah yang rela mengabdikan sekian lama waktu hidupnya untuk berkhidmat kepada umat dan persyarikatan selain tugas pokok beliau sebagai seorang ibu dan istri.
Sebagaimana disampaikan oleh ketua Dikdasmen PDA Kabupaten Karanganyar Dra. Hj. Hidiyah Romani, M.Pd., saat di hubungi muhammadiyah.or.id PDM Karanganyar menyampaikan bahwa Ibu Sukarmi ini adalah kader senior Aisyiyah di PCA Kerjo.
“..sejak tahun 1979 ibu Sukarmi merintis pendirian TK Aisyiyah Bloran Kecamatan Kerjo, sampai sekarang beliau masih aktif mengelola dan juga aktif di kepengurusan Aisyiyah di daerahnya. Sebuah desa yang ada di ujung utara Kabupaten Karanganyar (sekitar 30 Km dari kota Karanganyar, Red.) yang berbatasan dengan Kabupaten Sragen” tandas Hidiyah.
Atas pengabdiannya sebagai guru Wiyata Bhakti selama 36 tahun yang pada tahun 1972 merupakan alumni MI Muhammadiyah ini diberikan penghargaan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah berupa Award 2016 dalam kategori pengabdian perseorangan kepada persyarikatan. Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir beserta Ketua PP Aisyiyah Siti Djohantini Noorjanah pada resepsi Puncak Milad 104 Muhammdiyah.
Ketua PDA Kabupaten Karanganyar dalam pesan tertulisnya kepada redaksi menyampaikan bahwa figur ibu Sukarmi ini benar-benar bisa menjadi salah satu contoh kader yang dengan keihklasan dan dedikasinya mengabdi hampir seumur hidunya kepada Aisyiyah.
“..selain aktif di Aisyiyah, ibu Sukarmi ini juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan yang lain”, ungkapan ketua PDA Karanganyar Dra. Hj. Kunti Bastona melalui pesan pendeknya.(MPI PDM Kra – Joe).
Bagikan