Hebat…! 8 Siswa SD ASC Karanganyar Sabet Medali Internasional dalam Ajang Mathematical Olympiad 2020

0
1045

Kabarduabelas.com, –Delapan siswa Sekolah Dasar Aisyiyah Surya Ceria (SD ASC) Karanganyar berhasil membuat kejutan saat mengikuti ajang Thailand International Mathematical Olympiad 2020 secara daring yang berlangsung pada 7-8 November 2020 lalu, berpusat di Phuket Thailand.

Ajang Internasional yang pertama kali diikutinya, para siswa SD ASC Karanganyar berhasil meraih satu emas, empat silver dan tiga perunggu.

Ke delapan siswa tersebut yaitu Almira Nafisa Ayu Kamila (Kelas 2) meraih Gold Award, Zahra Shaliha Mumtaza (Kelas 2) meraih Silver Award, Arfian Raya Pradana (Kelas 3) meraih Silver Award, Almira Nabila Faristha (Kelas 3) meraih Bronze Award, Fauzi Abiy Aqil Habibi (Kelas 3) meraih Silver Award, Alvaro Za’alan Yuriko (Kelas 5) meraih Bronze Award, Dhafa Riezqi Aribrata (Kelas 6) meraih Bronze Award, Faadhila Hilmiy Aulia Pradana (Kelas 6) meraih Silver Award.

Rizal Noventu, Kepala SD ASC Karanganyar mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya. Menurut Rizal, prestasi yang diraih sudah sesuai dengan motto sekolah yang dicanangkan sebagai brand SD ASC.

“Alhamdulillah ajang internasional yang kami coba ini hasilnya luar biasa membanggakan. Sesuai motto sekolah kami Religius, Smart and Confidence. Para siswa harus confidence dalam mengikuti berbagai ajang bergengsi, tidak hanya kompetisi dalam negeri tapi juga kompetisi internasional”, ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima kabarduabelas.com, Kamis (3/12).

Selanjutnya untuk final round Thailand International Mathematical Olympiad yang rencana dilaksanakan pada 2-3 Januari 2021 kedepan, masih dalam tahap perundingan untuk dilaksanakan di Thailand atau secara daring, mengingat pandemi wabah covid-19 belum usai.

Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) adalah kompetisi olimpiade internasional tahunan yang diselenggarakan bersama oleh Olympiad Education dari Hong Kong dan Thailand Mathematics Society.

TIMO merupakan platform untuk merangsang dan menumbuhkan minat anak muda dalam belajar matematika, memperkuat kemampuan berpikir kreatif mereka, memperluas perspektif internasional mereka, dan mempromosikan pengembangan pendidikan dasar dan menengah serta pertukaran budaya pendidikan yang diikuti 14 negara seperti Hong Kong, China, Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Ukraina, Filipina, Kyrgyzstan, Iran, Taiwan, Vietnam, Myanmar dan Kamboja. (Sappz)