Dilantik, PDPM Karanganyar Diminta Siapkan Kader Umat dan Kader Bangsa

0
972

Kabarduabelas.com, –Jajaran Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) yang dilantik diharapkan mampu menjadi kader umat dan kader bangsa. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Muh Samsuri saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan PDPM Karanganyar periode 2020-2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at malam (13/11).

Muh Samsuri mengatakan, selain sebagai kader persyarikatan, Pemuda Muhammadiyah Karanganyar yang baru terlantik harus mampu menyiapkan para kadernya dalam mengilhami nilai-nilai keummatan dan kebangsaan . “Kedepan, Pemuda Muhammadiyah tidak hanya seabatas sebagai pelopor, penyempurna dan pelangsung cita-cita Persyarikatan Muhammadiyah, tapi juga cita-cita umat dan bangsa”, tuturnya.

Dr. K.H. Muh Samsuri, M.S.I. __Ketua PDM Karanganyar memberikan sambutan dan arahan kepada Pimpinan Baru PDPM Karanganyar periode Muktamar VII

Sebagai kader umat, Samsuri berharap Pemuda Muhammadiyah mampu merangkul elemen pemuda lainnya yang ada di Bumi Intanpari untuk menjalin konektifitas dan bersinergi menggelorakan persatuan. Ia juga berharap diantara Pemuda Muhammadiyah, GP Anshor, Pemuda MTA, Pemuda LDII mampu bersatu mengadakan kegiatan bersama-sama. “Persoalan bangsa yang harus diselesaikan dimasa depan itu besar sekali, maka kita harus begandengan tangan. Jangan berfikir sempit, berfikir eklusif tapi harus inklusif dan menghimpun kekuatan dengan segenap komponen lain”, ungkapnya.

“Sesekali coba antara Kokam, Banser, Senkom, Pemuda MTA, Pemuda Pancasila buat kegiatan Jambore atau Apel bersama di alun-alun agar menjadi kebanggaan bersama”, tambahnya.

Selanjutnya, ditengah berbagai problematika yang sedang dihadapi bangsa saat ini. Globalisasi telah memicu sirnanya batas-batas kebangsaan, bahkan cara berfikir generasi muda tentang nasionalisme. Samsuri berharap keberadaan Pemuda Muhammadiyah menjadi hal yang sangat penting untuk bisa andil, berperan aktif dan hadir ditengah bangsa sebagai bagian dari solusi.

—Sapzz