AUM Matesih Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Sinergi dan Kualitas Pendidikan

0
398

NEWSKABAR12, KARANGANYAR – Pengajian rutin Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kecamatan Matesih dilaksanakan pada Rabu, 8 Januari 2025, di MI Muhammadiyah Parakan. Acara ini diikuti oleh para guru dan pengelola AUM se-Kecamatan Matesih. Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Parakan, M. Syahrul Shidiq, S.Pd., M.Pd., yang mengajak peserta untuk mempererat kerja sama antara Amal Usaha Muhammadiyah di wilayah Matesih agar lebih terorganisir dan efektif. Ketua Pengajian AUM Kecamatan Matesih, Sirot Basyari, S.Pd.I, juga menyampaikan sambutan dan memberi apresiasi kepada peserta atas antusiasme yang tinggi. Ia mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan dalam setiap kegiatan keagamaan dan pendidikan.

Selanjutnya, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PCM Matesih, H. Sugiyarto, S.Pd., M.Pd., memberikan materi mengenai kualitas guru yang ideal, yang disebut dengan istilah “CETHA”, yang meliputi Cekat Ceket (cepat dan gesit dalam bertindak), Efektif (menjalankan tugas dengan optimal), Transparan (jujur dan terbuka), Harmonis (menjaga hubungan baik dengan sesama), dan Akuntabel (bertanggung jawab atas pekerjaan). Materi utama disampaikan oleh Heri Sutanto, S.E. dari Dikdasmen PDM. Beliau menyampaikan beberapa poin penting tentang profesi guru.

Pertama, peran guru yang berperan besar dalam mendidik, mengajar, dan memberi teladan. Heri menegaskan bahwa guru adalah sosok yang pertama kali disebutkan akan masuk surga jika menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. Kedua, konsep rezeki yang tidak perlu dikejar karena akan datang dengan sendirinya bagi hamba yang bertakwa dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya. Ketiga, makna mendidik dan mengajar, di mana mengajar adalah menyampaikan ilmu, sementara mendidik mencakup pembentukan karakter dan etika hidup. Keempat, nikmat menjadi guru yang merupakan anugerah yang membawa keberkahan. Heri mengingatkan bahwa setiap ujian hidup telah disesuaikan dengan kemampuan kita, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah: 286, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”

Heri juga mengutip QS. At-Tahrim: 6, yang mengingatkan pentingnya tanggung jawab orang tua dalam mendidik keluarga agar terhindar dari siksa api neraka. Acara ditutup dengan pesan untuk menerima setiap skenario hidup dengan ikhlas dan bertanggung jawab. Pengajian ini berjalan lancar dan diikuti dengan antusias oleh para peserta, yang menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan amal usaha Muhammadiyah di Kecamatan Matesih. Handa