500 Juta Lebih, Donasi Sementara Peduli Palu-Donggala Berhasil Dikumpulkan Lazismu Karanganyar

0
498

Karanganyar, Sabtu(20/10/2018) –Berdasarkan update data sementara pengumpulan donasi peduli gempa Palu-Donggala dan sekitarnya di Sulawesi Tengah dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Jum’at (19/10) telah mencapai 4,9 milyar lebih. Dari dana sementara yang terkompulasi tersebut Lazismu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar ikut andil sementara sejumlah 513 juta.

Ditemui disela-sela acara kantoran rutin sekaligus penyerahan donasi gempa Palu-Donggala dari Kantor Layanan Laizmu PCM Gondangrejo, Jum’at malam (19/10) bertempat di Aula pertemuan SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo ketua Lazismu PDM Karanganyar Munfarid mengatakan jika donasi yang dihimpun ini masih bersifat sementara.

“ini data penghimpunan sementara, selain Rp. 513.388.900,- yang sudah berhasil kami himpun saat ini hampir semua elemen Muhammadiyah Karanganyar khususnya masih terus bergerak. Hari ini saja selain KLL (kantor layanan lazismu, red.) PCM Gondangrejo yang menyerahkan donasi sebesar 21 juta tadi siang kami juga menerima tambahan setoran donasi dari Aisyiyah 40 juta dan tambahan dari SMA Muhi sejumlah 30 juta dari yang sudah disetor tahap pertama 70 juta”.

Munfarid juga menambahkan jika donasi yang dihimpun oleh Lazismu daerah Karanganyar melalui warga, Amal Usaha, kantor layanan dan masyarakat ia setorkan ke Lazismu Wilayah Jawa Tengah. “Dari donasi sementara yang terlaporkan sekitar 513 juta sudah kita setorkan ke wilayah sejumlah 350 juta, sisanya menyusul disetorkan sambil juga menunggu tambahan-tambahan dari bawah yang belum masuk” kata Munfarid yang juga Kepala SMA Muhi Karanganyar ini.

Sementara itu ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar Muh. Samsuri, dalam sambutan sekaligus pembinaan kepada pimpinan cabang, pimpinan dan karyawan AUM di Gondangrejo mengatakan jika peran Muhammadiyah khususnya di Karanganyar dalam merespon adanya bencana dengan penggalanan dana sangat menggembirakan dan sudah menjadi  budaya tersendiri.

“Tentunya sangat menggembirakan dan patut diapresiasi, bukan kami senang dengan bencana yang dialami saudara-saudara kita di Lombok, Palu, Donggala dan lain-lainnya, namun dengan semangat One Muhammadiyah One Respon kami senantiasa memiliki kepedulian yang sama atas musibah yang dialami saudara kita. Sepertinya ini sudah menjadi budaya yang melekat pada Muhammadiyah, respon cepat melalui Lazismu dan MDMC dua lembaga milik Muhammadiyah ini dalam merespon setiap bencana yang terjadi. Baik melalui gerakan pengumpulan sumbangan maupun pengiriman relawan semua sudah terpola dengan baik” kata Muh. Samsuri.

Menurut Muh. Samsuri berdasar hasil koordinasi bersama pimpinan Muhammadiyah Wilayah maupun Pusat, terkait donasi bantuan peduli gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah ini secara simbolis akan dilakukan penyerahan bantuan kepada warga terdampak bencana di Sulawesi Tengah pada acara Puncak Milad ke-106 Muhammadiyah yang akan diselenggarakan di Keraton Mangkunegaran Surakarta pada tanggal 18 November 2018 yang  akan datang.

“Kami berharap dari donasi seluruh warga Muhammadiyah secara nasional bisa terkumpul setidaknya antara 20 – 30 milyar yang bisa kita sumbangkan” pungkas Muh. Samsuri. (MPI PDM Kra – JOe).