Tragedi di Jurug: Mahasiswi UNS Lompat dari Jembatan Tinggalkan Wasiat ‘Aku Capek’

0
3461

KABARDUABELAS, Palur – Jembatan Jurug sisi selatan Solo mendadak geger saat seorang mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo pada (01/07/2025) , naas diduga melakukan aksi bunuh diri .

Menurut saksi mata Hariadi, seorang driver ojek online, korban terlihat berdiri di atas pembatas jembatan sebelum akhirnya terjun ke sungai

“Saya lihat dia sudsh berdiri di atas besi, saya langsung teriak mbak jangan tapi sudah terlambat, dia meloncat lebih dulu” ujar Hariadi.

Di lokasi kejadian ditemukan sepeda motor Honda Beat bernopol AA 3747 CY, tas, HP, cutter, serta buku catatan—yang memuat surat wasiat dari korban. Di dalamnya ia menapaki curahan hati:

“Aku pergi ya… Jangan salahin keluarga atau kuliah. Aku hanya bermasalah dengan diriku sendiri… Aku capek… Maaf aku tak sekuat ibu,”.

Surat itu juga menyebut seorang dosen, Dr. Sumardiyono, S.KM, dengan permintaan maaf karena merasa “mengkhianati dan tak mampu bertahan,” serta menyinggung soal “bipolar”.

Tim SAR gabungan bersama pihak kepolisian masih melakukan pencarian di Sungai Bengawan Solo. Kabarnya, 24 jam kemudian jenazah sudah ditemukan, diseret sekitar 3 km dari lokasi awal oleh arus deras.

Universitas UNS mengonfirmasi korban adalah mahasiswi program D4 K3 angkatan 2021 dengan prestasi akademik dan rekam jejak konseling kesehatan mental sejak Januari 2025. Ia pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa dan memiliki riwayat usaha bunuh diri.