Kobarkan Ghirah Dakwah Kesehatan, Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Karanganyar Terjun Bersama Mentari Sehat Indonesia dan RSUD Kartini Capai Zero TBC

0
1621

Karanganyar, 6 Agustus 2024 – Upaya eliminasi tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Karanganyar kini mendapat dukungan dari kolaborasi antara RSUD Kartini Karanganyar dan Komunitas Mentari Sehat Indonesia (MSI). Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman terkait pendampingan pasien TBC Resisten Obat (TBC RO) di RSUD Kartini Karanganyar.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di Ruang Edelweiss Lantai 2 RSUD Kartini, yang diwakili oleh Direktur RSUD Kartini, dr. Arif Setyoko, M.M. dan Ketua Yayasan Mentari Sehat Indonesia Jawa Tengah, Dr. Supriyanto, M.Pd dan didampingi secara langsung perwakilan dari Majelis Kesehatan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Karanganyar Darsih Al Adib, Amd.Keb.

“MSI Merupakan sebuah komunitas yang cikal bakalnya adalah program milik ‘Aisyiyah. Dengan visi dan tujuan serta kebutuhan masyarakat yang semakin besar, tumbuhlah MSI sebagai wadah. Peran ‘Aisyiyah Karanganyar dalam MSI adalah dengan mendukung Patient Supporter dalam pendampingan psikososial pasien. Dengan kerjasama dari tiga pilar terdepan ini harapan terwujudnya Karanganyar Zero TBC semakin tinggi.” ujar Shubuha Pilar Naredia, M.Si ketua MSI Kabupaten Karanganyar.

“Kurang lebih sebanyak 60 kader ‘Aisyiyah turut aktif dalam pendampingan pasien TBC, peran ‘Aisyiyah sendiri selain mendampingi pasien juga turut mendata pasien TBC yang belum terdaftar pengobatan. Harapannya program ini terus berjalan dan ‘Aisyiyah dapat berkontribusi lebih luas lagi bagi masyarakat” terang Darsih Al Adib, Amd.Keb dalam sela- sela acara.

Dalam kerja sama ini, MSI akan menyediakan Patient Supporter (PS) untuk melakukan pendampingan psikososial bagi pasien TBC RO selama menjalani pengobatan. Selain itu, MSI juga akan menugaskan Manajer Kasus (MK) RO untuk mendistribusikan dan memantau dana support (enabler) sebesar Rp 600.000 per bulan yang akan ditransfer langsung ke rekening pasien.

“Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bagi pasien TBC RO di RSUD Kartini Karanganyar, sehingga angka kesembuhan dapat terus meningkat dan kasus TBC di Karanganyar dapat ditekan,” ujar dr. Arif Setyoko, M.M. dalam sambutannya.

Sementara itu, Dr. Supriyanto, M.Pd. menyampaikan komitmen MSI untuk berperan aktif dalam upaya eliminasi TBC di Kabupaten Karanganyar melalui berbagai program, termasuk pendampingan pasien TBC RO.

“Dengan adanya dukungan dana dan pendampingan intensif, kami berharap pasien TBC RO dapat menyelesaikan pengobatan dengan baik dan tidak putus berobat,” tegas Dr. Supriyanto.

Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030.