NEWSKABAR12, Karanganyar (06/09)Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Umuka) Solo mengembangkan kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. Kerja sama ini tidak hanya mencakup pemberian beasiswa bagi mahasiswa Umuka, tetapi juga fokus pada penguatan ekonomi sektor informal.
Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan oleh Baznas Karanganyar dan Umuka pada Rabu, 4 September 2024, di Aula Baznas.
Wakil Rektor II Umuka, Sarilan, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk membantu pedagang pasar tradisional di Kabupaten Karanganyar, khususnya di Pasar Bejen dan Nglano, Kecamatan Tasikmadu.
“Kerja sama dengan Baznas sudah ada sejak Umuka berdiri, berupa pemberian beasiswa. Sekarang, kami melanjutkan dengan program penguatan ekonomi sektor informal,” kata Sarilan.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari program Matching Fund Kedaireka Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, serta Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud. Program tersebut berjudul “Pemberdayaan Pedagang Kecil di Pasar Tradisional melalui Program Talangan Infaq Multi Manfaat (Portal Iman)”.
Fokus kerja sama ini adalah pengembangan Portal Iman untuk membina dan memperkuat ekonomi kreatif di pasar-pasar tradisional.
Bentuk dukungan yang diberikan berupa bantuan pinjaman tanpa bunga kepada para pedagang di dua pasar tradisional tersebut. Sarilan menekankan bahwa pinjaman ini bertujuan membantu pedagang agar terhindar dari jeratan pinjaman online dan bank yang merugikan.
Sebanyak 30 pedagang akan menerima bantuan pinjaman tanpa bunga melalui Portal Iman, dengan total nilai bantuan mencapai 50 juta rupiah.
Ketua Baznas Karanganyar, KH Kafindi, berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pedagang kecil. Ia mengapresiasi upaya Umuka melalui Portal Iman untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang di pasar tradisional.
“Program ini akan memberikan manfaat bagi pedagang kecil di pasar-pasar tradisional,” ujarnya.
