Realisasikan Masjid Unggulan, PDM Karanganyar Tunjuk Dua Masjid Ikuti IMU

0
439

NEWSKABAR12, Sragen – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar menegaskan komitmennya dalam pengembangan masjid unggulan di wilayahnya. Dalam langkah ini, PDM Karanganyar telah memilih dua masjid untuk mengikuti pelatihan Inisiasi Masjid Unggulan (IMU) yang diadakan oleh Lembaga Pengembangan Masjid (LPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari Sabtu hingga Ahad (1-2 Februari 2025), di Masjid Raya Al Falah Sragen.

Inisiasi Masjid Unggulan merupakan langkah strategis dari Muhammadiyah untuk mengembalikan peran masjid sebagai pusat peradaban di masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk menstandarisasi manajemen masjid secara profesional dan mengkaderisasi pengurusnya. PDM Karanganyar menunjuk masjid Al Mukarromah yang beralamat di Jl. Kapten Mulyadi, Kecamatan Karanganyar dan Masjid Miftahul Jannah, Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Acara pembukaan pelatihan IMU dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Iskak Sulistya, yang merupakan anggota Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPCR) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan juga Ketua PDM Klaten. Abdul Aziz, selaku Wakil Ketua PDM Sragen, serta tokoh-tokoh lainnya juga hadir dalam acara ini.

Dalam sambutannya, Iskak Sulistya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pelatihan IMU

“Saya mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelatihan Inisiasi Masjid Unggulan ini. Harapan saya, masjid-masjid yang berpartisipasi dapat meningkatkan kualitasnya, sehingga menjadi lebih profesional, nyaman, dan bermanfaat bagi umat.” Ungkapnya.

Abdul Aziz juga menekankan pentingnya menciptakan suasana bahagia di antara peserta.
“Penting bagi kita untuk menciptakan suasana bahagia di antara peserta. Kebahagiaan akan membantu kita menyerap ilmu yang diberikan dan mengimplementasikannya dengan lebih baik.” Tutur Aziz.

Pelatihan IMU ini akan diisi oleh para ahli di bidang masing-masing, dengan materi pertama yang disampaikan oleh Ketua LPM PP Muhammadiyah dan Takmir Masjid Raya Al Falah Sragen, Kusnadi Ikhwani, beserta timnya. Ini adalah putaran kelima dari pelatihan IMU, setelah sebelumnya dilaksanakan di Banyumas Raya, Pekalongan Raya, Kedu Raya, Semarang Raya, dan Solo Raya. Putaran terakhir akan diselenggarakan di Pati Raya.

Setelah pelatihan, semua masjid yang berpartisipasi akan mendapatkan pendampingan dari fasilitator selama enam bulan untuk memastikan hasil pelatihan dapat dioptimalkan. Diharapkan, melalui inisiatif ini, masjid-masjid di Karanganyar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap umat.

Kontributor : MPI PDM Karanganyar.