Ratusan calon Haji cilik berlatih manasik di IPHI Kebakkramat

0
885

Karanganyar, 27 September 2016 – Dalam rangka mencetak generasi islami yang sholeh dan sholeha, Pimpinan Daerah Asiyiah (PDA) Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan pelatihan manasik haji untuk siswa siswi Taman Kanak – Kanak (TK) se-Kabupaten Karanganyar.

Pembukaan acara yang diikuti 412 siswa TK tersebut diselenggarakan di Kantor Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kebakkramat Karanganyar sedangkan pelaksanaannya dilaksanakan di lapangan setempat. Acara tersebut dihadiri oleh Camat Kebakkramat, PDA, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat, Kantor Urusan Agama (KUA) setempat dan seluruh anggota Forum Komunikasi Kecamatan (Forkompimcam) Kebakkramat.

Camat Kebakkramat Murdiyatmo dalam sambutannya menyampaikan sangat mendukung acara tersebut dan sangat berharap kegiatan yang diselenggarakan di barat SMPN 1 Kebakkramat tersebut mampu menanamkan jiwa islami kepada peserta yang keseluruhannya merupakan siswa TK.

Sementara itu Wakil Ketua PDA Karanganyar Umi Sholihah SPD mewakili Ketua PDA Karanganyar Kunti Bastona memberikan materi setelah sambutan camat Kebakkramat.

“..diawali dengan sambutan pak Camat kemudian saya meneruskan dengan memberi materi generasi penerus dan lain – lain..”, tuturnya.

Dalam wawancara via phone bersama Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Karanganyar ia menyampaikan bahwa acara yang dimulai 07.30 tersebut dilanjutkan dengan pelatihan manasik di lapangan setempat. Para siswa berangkat mengendarai “Sepur Mini” dilanjutkan pawai bersama guru pendamping, mereka belajar tawaf, lempar jumrah dan lain – lain dengan mengenakan pakaian serba putih.

Ia juga menyampaikan sekolah – sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut.

“.. tidak hanya TK Aisyiah saja yang mengikuti, melainkan juga TK Pertiwi, TK Islam dan lain – lain… semua guru dan wali murid juga ikut karena mereka ngemong siswa nya ….”, tambahnya.

Disinggung tentang harapan dengan kegiatan itu ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tujuan utamanya adalah siswa didik mampu menjadi generasi islami serta para orang tua bisa mendidik buah hatinya menjadi penerus yang sholeh dan sholeha. (Oki)