NEWSKABAR12, Karanganyar – Orang tua memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan anak. Seperti yang diungkapkan oleh Bob Keeshan, “Tidak ada orang lain atau kekuatan luar yang memiliki pengaruh lebih besar pada anak selain orang tua.” Inspirasi ini menjadi landasan bagi TK Aisyiyah Bolon 1 dalam menyelenggarakan kegiatan parenting yang diadakan di masjid komplek Muhammadiyah Bolon.
Mengusung tema “Peran Orang Tua dalam Perkembangan Pendidikan Anak”, acara ini menghadirkan pembicara yang kompeten, Iyan Sofyan, S.Pd., M.A., dosen PGPaud UAD dan praktisi pendidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh 45 orang tua dari seluruh wali murid TK Aisyiyah Bolon 1, yang terdiri dari kelas TK A dan TK B.
Acara dibuka oleh Istiqomah, Kepala Sekolah TK Aisyiyah Bolon 1, yang menyampaikan sambutan hangatnya. Beliau mengucapkan terima kasih kepada para wali murid yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan dukungan terhadap program-program yang telah disusun oleh sekolah.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Sumarno, perwakilan PRA Bolon selaku PaudDasmen, yang menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya acara parenting ini. “Semoga kegiatan ini menambah wawasan dan pengetahuan orang tua dalam mendidik anak-anak mereka,” ujarnya.

Dalam sesi parenting, Iyan Sofyan membagikan wawasan mengenai beberapa aspek penting dalam mendidik anak. Pertama, ia menjelaskan tentang akibat perlakuan negatif pada anak, yang dapat berdampak jangka pendek, menengah, dan panjang. Selanjutnya, ia menyajikan data dan fakta terkait kasus perlindungan anak, menyoroti pentingnya kesadaran akan isu ini. Iyan juga menguraikan hakekat mendidik dalam Islam, menekankan prinsip-prinsip dasar pendidikan yang sejalan dengan nilai-nilai agama.
Sifat teladan Rasulullah, seperti sikap ramah, lemah lembut, dan penuh kasih sayang, menjadi contoh yang penting untuk diterapkan dalam pola asuh anak. Penguatan karakter islami juga dibahas, sebagai langkah untuk membangun karakter yang kuat dan sesuai dengan ajaran agama. Selain itu, Iyan menjelaskan tahapan mendidik anak serta tuntunan pendidikan dalam Islam yang bisa diadopsi oleh orang tua. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik anak, serta memperkenalkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat sebagai panduan untuk menumbuhkan kebiasaan positif. Dengan memahami dan menerapkan aspek-aspek ini, diharapkan orang tua dapat lebih efektif dalam mendidik anak-anak mereka.
Acara parenting ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberitahuan mengenai agenda program sekolah yang akan datang. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara orang tua dan sekolah, serta meningkatkan pemahaman orang tua tentang peran mereka dalam pendidikan anak.
Kontributor: Puspitasari Dwi Ariyanti, S.Psi