NEWSKABAR12, Surakarta – Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo yang melibatkan Tim SAR Gabungan, berakhir tragis setelah korban yang sempat dinyatakan hilang ditemukan sudah meninggal dunia. Korban tersebut adalah Dwi Yulianto (32), warga Sragen, yang ditemukan pada Rabu pagi (12/02) dalam kondisi tidak bernyawa.
Peristiwa bermula pada Senin malam (10/02), sekitar pukul 22.30 WIB, ketika Pos SAR PJT 1 menerima laporan mengenai sebuah sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AD 4287 AGE yang terparkir di tengah jembatan. Setelah menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan segera melakukan pengecekan dan penyisiran di sepanjang pinggiran Sungai Bengawan Solo. Namun, hasil pencarian malam itu tidak membuahkan hasil dan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, diketahui bahwa sepeda motor tersebut milik Dwi Yulianto. Berdasarkan pantauan CCTV dari PT Baja Titian Utama, terlihat seseorang mengenakan kaos merah dan celana panjang hitam yang diduga merupakan korban, terjatuh ke dalam Sungai Bengawan Solo setelah berjalan di trotoar jembatan. Sejak saat itu, Dwi Yulianto dinyatakan hilang dan pencarian pun terus berlanjut.
Pada hari kedua pencarian, Selasa (11/02), Tim SAR Gabungan mengerahkan empat perahu karet untuk menyisir area sejauh 9,5 kilometer dari lokasi kejadian (LKP) hingga Pos Pantau Ngelo. Meskipun pencarian dilakukan sepanjang hari hingga pukul 17.00 WIB, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Pada malam hari, pengebloran dilakukan di beberapa titik jembatan, namun hasilnya tetap nihil.
Pada Rabu pagi (12/02), sekitar pukul 08.15 WIB, Posko Induk menerima laporan dari petugas PDAM Jurug yang melaporkan adanya objek yang diduga tubuh manusia di Sungai Bengawan Solo, sekitar 700 meter dari LKP. Tim SAR Gabungan segera menuju lokasi dan memastikan bahwa objek tersebut memang tubuh manusia. Korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 08.23 WIB dan dibawa ke Posko Induk.
Setelah dilakukan identifikasi oleh keluarga, korban tersebut dipastikan adalah Dwi Yulianto. Dalam keadaan sudah meninggal dunia, jenazahnya kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan selesai.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Operasi SAR ini kini resmi ditutup, dan seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing,” ujar Kepala Pos SAR yang memimpin operasi tersebut.
Dengan berakhirnya pencarian ini, pihak SAR mengapresiasi seluruh tim yang terlibat dalam operasi yang berlangsung selama dua hari penuh, meskipun berakhir dengan kabar duka.
