Diikuti 700++ Peserta, MIM FAIR 2024 Lahirkan Bakat Terbaik di Karanganyar!

0
1297

NEWSKABAR12, Karanganyar – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Karanganyar kembali menggelar MIM Fair, ajang lomba tahunan yang diikuti oleh siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) dan Bina Anak (BA) se-Kabupaten Karanganyar. Acara yang berlangsung meriah ini menampilkan berbagai penampilan seni, termasuk Seni Rebana, Karawitan, Tapak Suci, Tari Saman, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari kelas tahfidz.

Dalam sambutannya, Heri Hartadi yang mewakili Kepala Madrasah menyampaikan bahwa MIM Fair diselenggarakan untuk memperingati Milad Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-112 serta menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Karanganyar yang ke-107. Ia juga menekankan bahwa acara ini merupakan bagian dari kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MI Muhammadiyah Karanganyar.

MIM Fair 2024 terbagi dalam beberapa kategori lomba, antara lain Tari Nusantara yang diikuti oleh 20 tim tari dengan total 120 peserta, lomba fashion show kreasi batik dengan 150 peserta, lomba hafalan surat Al-Qur’an yang diikuti 130 peserta, lomba adzan dengan 100 peserta, serta lomba mewarnai dengan kategori A yang diikuti oleh 120 peserta dan kategori B sebanyak 160 peserta. Selain itu, terdapat juga lomba berkisah untuk guru TK yang diikuti oleh 20 peserta.

Joko Purwanto, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Karanganyar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MI Karanganyar adalah milik masyarakat luas, bukan hanya milik Muhammadiyah. Hal ini ditegaskan dengan hadirnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal di berbagai stan yang ada di MIM Fair. Ia juga mengimbau agar para tamu undangan dan peserta segera memanfaatkan kuota inden PPDB MI Muhammadiyah Karanganyar yang hampir penuh.

Kepala Kantor Kementerian Agama yang diwakili oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Ibu Siti Muzayanah, turut memberikan apresiasinya terhadap MIM Fair ini. “Kami sangat mengapresiasi MIM Fair ini sebagai bentuk ekspresi bakat, minat, dan keterampilan anak-anak,” ujarnya.

MIM Fair 2024 berhasil menarik antusiasme peserta dan masyarakat sekitar, menjadikannya sebuah ajang yang bermanfaat dalam memperkenalkan berbagai potensi anak-anak di bidang seni, agama, dan budaya.