NEWSKABAR12 KARANGANYAR – Anggaran hibah dari APBD Karanganyar untuk operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) diupayakan untuk ditingkatkan. Ketua KONI Karanganyar, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo, menunjukkan komitmennya dalam hal ini.
Setelah pelantikan pengurus KONI Karanganyar periode 2024-2028, Bagus Selo mengungkapkan keprihatinannya terhadap anggaran hibah yang dianggap kurang memadai dari tahun ke tahun. Ia menyatakan bahwa dana tersebut masih dibagi antara organisasi cabang olahraga secara tidak proporsional.
“Ada 44 cabor di Karanganyar yang sudah memiliki pengurus dan di bawah naungan KONI. Sedangkan dana hibah ke KONI Rp1 miliar lebih sedikit. Untuk honor dan belanja tidak langsung KONI saja habis Rp300-an juta. Memang butuh banyak anggaran untuk memajukan olahraga. Anggaran KONI sekarang kurang layak,” kata Bagus Selo.
Di kepengurusan saat ini, KONI juga didukung oleh dua anggota DPRD periode 2024-2029, yaitu Tony Hatmoko sebagai Wakil Ketua 1 dan Latri Listyowati sebagai Wakil Bendahara II KONI Karanganyar. Mereka diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan KONI untuk memajukan olahraga daerah melalui berbagai kompetisi di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
Bagus Selo berencana untuk meninjau organisasi cabang olahraga di bawah KONI, melakukan evaluasi secara bertahap, mulai dari pembinaan atlet hingga perbaikan organisasi.
“Pengurus memiliki kemampuan menangani cabor. Saya mengandalkan kerjasama tim. Untuk target prestasi, kita usahakan meningkat sambil berjalan bersama,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Karanganyar, Hari Purnomo, memberikan apresiasi terhadap kepengurusan sebelumnya di bawah Sumarno. Ia berharap pengurus baru dapat membawa nama Karanganyar lebih dikenal dalam bidang olahraga prestasi.
“Anggaran hibah KONI yang dititipkan melalui dinas kami semoga tertata dan tertib administrasi,” katanya.














