Terus Mengalir, Giliran Ketua DPRD Karanganyar Mendukung Pendirian Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah

0
119

KARANGANYAR – Dukungan atas rencana pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Kabupaten Karanganyar terus berdatangan, baik dukungan internal struktural Muhammadiyah dari Pimpinan Pusat hingga Pimpinan Cabang se-Kabupaten Karanganyar, maupun dari eksternal masyarakat maupun lembaga pemerintahan yang ada di Bumi Intanpari.

Dari pemangku pemerintahan Karanganyar setelah beberapa waktu yang lalu Bupati Juliyatmono menyatakan dukungan seribu persen, bahkan sudah dibuktikan secara surat resmi atas nama Bupati Karanganyar. Senin, (13/09) wakil rakyat Kabupaten Karanganyar yang diwakili Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo secara terbuka menyampaikan dukungan yang sama di ruangan kerja Ketua DPRD.

“Saya Bagus Selo, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar mewakili pimpinan dan anggota DPRD mendukung sepenuhnya pendirian Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah yang berada di Kabupaten Karanganyar”, tegasnya.

Politisi senior dari PDIP ini juga berharap agar Univesitas yang diinisiasi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar ini nantinya dapat lebih memajukan pendidikan masyarakat Kabupaten Karanganyar.

Dukungan riil juga diberikan oleh beberapa warga masyarakat, bahkan dari luar Kabupaten Karanganyar diantaranya adalah Rois Syujak. Bukti dukungan yang diberikan adalah dengan menghibahkan koleksi buku-buku yang ia miliki sejumlah 200 buku untuk melengkapi dan menambah jumlah buku pada Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah. Hibah buku ternyata tidak hanya dari Rois yang asli Sragen, namun juga dari beberapa warga seperti atas nama Dzikruna yang menghibahkan 40 buku-buku tentang Ilmu Komunikasi, ada juga atas nama Ismul yang akan memberikan buku-buku tentang akuntasni dan beberapa nama yang lain.

Pada kesempatan lain, Ketua PDM Karanganyar mengatakan jika respon masyarakat pendidikan cukup tinggi hal ini dibuktikan denan banyaknya tenaga-tenaga ahli pendidikan sesuai bidangnya yang tertarik untuk bergabung menjadi dosen pada Universitas Muhammadiyah di Lereng Barat Gunung Lawu ini. “Sudah ada lebih dari delapan puluh orang sesuai dengan program studi yang dipersyaratkan yang telah mengajukan lamaran menjadi dosen, informasi penerimaan diumumkan baru beberapa hari setelah tim memutuskan mendirikan PTM dengan kelembagaan Universitas Muhammadiyah Jawa Tengah.” (JOe).

Bagikan