Berita Daerah

Tegang Dan Haru, Penyelesaian Upaya Pemerasan Guru TK Aisyiah Colomadu Oleh Oknum “LSM dan Wartawan”.

KARANGANYAR – Suara berat dan menahan tangis, ketika ketika dua oknum LSM dan Wartawan TDR dan S alias A alias K membacakan surat pernyataan permintaan maaf bermeterai kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar dan khususnya Guru/ Kepala TK Aisyiyah se Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. Bertempat di Media Center Aula lt. 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Karanganyar, Kamis (16/07).

Disaksikan oleh sebelas Kepala TK Aisyiyah beserta keluarga, PDM, PDA, Dikdasmen, LBHMU dan PCM maupun PCA Colomadu kedua oknum pemeras yang mengatasnamakan LSM PTKP dan Wartawan TS melakukan permintaan maaf secara langsung.

“Menyatakan bahwa isi surat dengan kop lembaga PTKP yang menduga bahwa TK Aisyiyah se Kecamatan Colomadu menggelembungkan data Dapodik dan upeti BOP 2017-2019 adalah tidak benar dan itu karangan saya.” Kata TDR yand diamini S didepan hadirin.

“Data yang disampaikan kepada ibu-ibu TK Aisyiyah hanya untuk menakut-nakuti/ intimidasi untuk mendapatkan finansial. Kepada semua elemen TK Aisyiyah Kecamatan Colomadu, semua elemen LBHMU dan PDM Karanganyar dan semua elemen Muhammadiyah se Indonesia dengan sumpah demi Allah SWT saya sangat menyesali perbuatan saya yang telah membuat marah semua elemen Muhammadiyah. Bersama ini saya mohon maaf dan tidak akan mengulangi lagi.” Baca TDR sambil terbata-bata.

Sebelum melakukan permintaan maaf secara langsung, kedua oknum tersebut dalam kesempatan lain sampai bersujud-sujud mohon maaf kepada pimpinan LBHU dan PDM ketika diminatai klarifikasi di Kantor LBHMU PDM Karanganyar.

Tidak kalah menahan haru atau mungkin juga bahagia beberapa guru TK Aisyiyah Colomadu menangis, pada saat diberikan kesempatan menanggapi permintaan maaf pelaku oleh Sekretaris PDM Karanganyar Sarilan M. Ali.

Hariyanti, ketua IGABA Kecamatan Colomadu sekaligus Kepala TK Aisyiyah Sanggir dengan beurai air mata hingga masker yang dipakai sebagian basah mewakili sejawatnya menerima permintaan maaf pelaku.

“Dengan kebesaran hati, kami semua bisa memaafkan dan tadi anda telah berjanji tidak hanya kepada kami tetapi kepada Allah SWT yang tentunya harus ditunaikan. Harapannya setelah kejadian ini dunia pendidikan di Colomadu bisa berjalan dengan baik kami semua bisa nyaman menjalani profesi kami sebagai pendidik.” Kata Hariyanti.

Sementara itu Ketua PDM Karanganyar Muh. Samsuri menanggapi permintaan maaf pelaku sekaligus memberikan apresiasi kepada kepala-kepala TK ABA yang mempunyai keberanian melawan upaya pemerasan dengan melaporkan kepada pimpinan Muhamamdiyah terkait.

“Kemulyaan sejatinya adalah orang yang bisa memberikan maaf kepada yang telah mendzalimi diminta atau tidak, inilah jiwa kebesaran Muhammadiyah. Jika harus diteruskan keranah hukum bukan hal yang sulit bagi kami, bahkan dari aparat beberapa kali meminta kepada kami untuk membuat laporan agar diproses secara hukum sebagai pembelajaran. Namun kami punya cara tersendiri menyelesaikan masalah ini dengan membentuk tim bersama LBHMU.” Tegas Ketua PDM dua periode ini.

Informasi dari Ketua LBHMU Karanganyar Teguh Riyanto dan Ketua Tim Penyelesaian Permasalahan TK Aisyiyah Colomadu Suriyanto, pihak Kejari Karanganyar telah turun ke Colomadu dan Dinas Pendidikan Kabupaten Karanganyar. “Tiga orang dari Kejari telah datang dan ketemu semua Kepala TK Aisyiyah Colomadu, tiga orang tim Kejari yang lain ketemu dengan Kadinas Pendidikan Karanganyar Tarsa terkait hal ini. Intinya secara data dan administrasi tidak ada penyimpangan oleh TK Aisyiyah Colomadu”. (MPI PDM Kra-JOe).

Facebook Fanpage

Suara Warga

Suarakan kabar anda di Twitter dengan hastag #kabarduabelas , otomatis muncul di bawah ini.

No tweets returned