Targetkan 100 Prosen Vaksinasi Siswa SMA Muhi Karanganyar Divaksin Covid19 saat Ujian

0
176

KARANGANYAR – Geliat dan keinginan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah semakin menguat dengan tren menurunnya kasus positif Covid 19 di Indonesia. Namun demikian tidak serta merta kegiatan PTM dapat dilaksanakan dengan pertimbangan pemerintah masih menerapkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Vaksinasi Covid19 menjadi salah satu ikhtiar dari SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar agar proses PTM dapat dilaksanakan Senin-Sabtu (20-25/09).

“Selama enam hari, secara bergilir anak-anak kita vaksin di Klinik Griya Husada 1. Setiap hari ada sekitar 200 anak yang dijadwalkan vaksinasi, kebetulan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar mendapat kuota Vaksin Sinovac sejumlah 1.236 dosis tahap pertama.” Kata Dwi Sugeng Riyadi Wakasek BIdang Humas saat dihubungi oleh kabarduabelas.com.

“Insya Allah target 100 prosen anak-anak dapat vaksin kecuali karena alasan medis yang tidak memungkinkan, kebetulan juga beberapa waktu yang lalu sebagian siswa sudah ikut vaksinasi sempurna dua dosis ketika MCCC PDM Karanganyar mendadakan kegiatan vaksinasi lintas agama” tambah guru yang mengampu pelajaran Bahasa Jawa ini.

Respon pro dan kontra sempat terjadi terkait pelaksanaan vaksinasi yang jadwalnya tiba-tiba dimana pada hari yang sama siswa SMA Muhi sudah terjadwal kegiatan Ujian Tengah Semenster. Sebagaimana terjadi diskusi antara wali kelas XI MIPA-4 Muhammad Andy Nurhady melalui group WA dengan wali kelas.

“Apa tidak lebih baik PTS diundur, karena anak-anak pada hari itu jadwal sudah ada dan tiba-tiba juga harus ikut vaksin sesuai jadwalnya jadi khusus jadwal vaksin PTSnya jamnya diundur pak,” kata Ruki Winarsih salah satu orang tua siswa.

Menurut Muhammad Andy di kelasnya baru enam belas prosen siswa yang ikut vaksinasi sampai tahap dua, terkait kekhawatian siswa yang harus melaksanakan PTS dan vaksinasi yang dimungkinkan juga adanya efek samping atau KIPI pihak sekolah memberikan jadwal ujian susulan.

“Untuk kegiatan PTS susulan dilaksanakan tanggal 29-30 September pukul 08.00 – 15.00 WIB, bagi siswa yang sudah vaksin tahap satu dan tahap dua tetap melaksanakan ujian sebagaimana terjadwal.” Kata Andy.

Pihak SMA Muhi berharap dengan vaksinasi seratus prosen siswanya proses PTM yang dilaksanakan disekolahnya dapat berjalan lancar, dapat mengurangi potensi penularan maupun inveksi kareka corona meskipun pihak sekolah tetap akan menerapkan protokol kesesehatan ketak ketika PTM dilaksanakan. (JOe/ Gambar : ADIZA)

Bagikan