PCNA Colomadu Bangkit Setelah Tertidur Beberapa Tahun

0
163

Colomadu – Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Colomadu menyelenggarakan Perkaderan Dasar di SD MPU Gedongan Colomadu dengan mengangkat tema “Membangun Kader Muhammadiyah dalam Nasyiatul Aisyiyah” yang di ikuti oleh 75 peserta. (07/03/21)

Kegiatan ini merupakan tonggak awal bagi PCNA Colomadu untuk bangkit. Sesuai yang disampaikan oleh Diyan Ardiyani, ketua PCNA Colomadu bahwa kader NA di Colomadu sudah tertidur sangat lama, maka dari itu mari kita bangkitkan kembali untuk menghadapi kehidupan global.

“Kader NA sudah tertidur lama, maka dari itu mari kita bangkitkan kembali untuk menghadapi kehidupan global. Semoga, kader-kader Muhammadiyah yang tergabung di NA Colomadu mampu memecahkan masalah dalam kehidupan ini,” ujar Diyan Ardiyani

Arif Nasiruddin selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Colomadu sekaligus Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK) dalam sambutan pembukaan kegiatan, mengajak kader kader NA untuk selalu berpikir optimis, kesulitan kesulitan yang dihadapi dalam menghidupkan Muhammadiyah di Colomadu pasti jalan untuk menyelesaikannya.

“Kegiatan seperti ini, kalau di MPK namanya Perkaderan Fungsional untuk memperkenlkan NA, jadi silakan dilanjutkan untuk perkaderan NA. Tetaplah optimis untuk membangkitkan kembali NA Cabang Colomadu, semua kesulitan kesulitan pasti ada jalan keluar,” ujar Arif Nasirudin.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan Pemahaman tentang NA dan implementasinya dalam kehidupan serta menyiapkan dan menggali potensi kader NA yang tangguh, militan, berkemajuan dan menggembirakan.

Sartini selaku Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah menagaskan kembali mengenai kegiatan ini merupakan masa ta’aruf teman teman NA dan menyampaikan bahwa Pemimpin Muhammadiyah kelak, ditentukan oleh proses perkaderan saat ini. Kader merupakan sebuah busur panah yang siap di tembakkan ke mana saja.

“Perkaderan dasar ini adalah awal dari bangkitnya PCNA Colomadu, semoga PCNA Colomadu tidak tertidur kembali dan kegiatan ini merupakan masa ta’aruf teman teman dengan NA. Pemimpin Muhammadiyah kelak, ditentukan oleh proses perkaderan saat ini dan kader merupakan sebuah busur panah yang siap di tembakkan ke mana saja,” tegas Sartini selaku Ketua PDNA Karanganyar

(Mel_)

Bagikan