Berita Daerah

KMO Menjadi Dampak Solusi Social Distancing Mengantisipasi Sebaran Covid 19 Oleh Muhammadiyah Karanganyar

KARANGANYAR – Pemerintah Indonesia telah memutuskan penerapan Protokol Social / Physical Distancing dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pun telah mengeluarkan Maklumat no. 02/MLM/I.0/H/2020 tertanggal 14 Maret 2020, sebagai upaya mengatasi atau menghambat sebaran virus Covid 19 yang telah dinyatakan sebagai pandemi oleh badan kesehatan dunia WHO.

Terkait kebijakan tersebut diatas tentunya banyak membawa dampak bagi masyarakat dalam segala aspek aktivitasnya yang mau tidak mau suka tidak suka harus dibatasi. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar melalui Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) mencari solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut untuk tetap berjalannya roda organisasi terkait arus informasi dan komunikasi. Jum’at malam (03/03) dilakukan kegiatan Kantoran Muhammadiyah Online (KMO), dengan titik host admin bertempat di lantai 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar yang disetting sebagaimana Media Center untuk melakukan rapat secara online dengan jajaran Pimpinan Majelis, Lembaga, Ortom , Kepala AUM dan Pimpinan Cabang se-Kabupaten Karanganyar.

Menurut ketua PDM Kabupaten Karanganyar Muh. Samsuri, KMO ini sebagai salah satu solusi menghindari interaksi langsung antar manusia dalam rapat. “Ini sebagai solusi, kita tidak perlu menabrak Protokol Social/ Physical Distancing dan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah namun demikian tetap bisa melaksananakn agenda rutin persyarikatan. Dimana setiap jum’at malam PDM Karanganyar dulunya rutin melaksanakan kantoran seluruh jajaran Pimpinan, Mejelis, Lembaga, Ortom dan AUM secara langsung namun di era teknologi informasi ini kita laksankan secara online. Hasilnya cukup bagus dan arus informasi komunikasi tadi dapat berjalan dengan lancar dan baik.” Tandas Muh Samsuri.

Terpisah sekretaris PDM Kabupaten Karanganyar Sarilan M. Ali, mengatakan jika adanya kebijakan dan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tidak harus menjadi penghalang berhentinya arus informasi dan komunikasi semjua pihak yang terlibat dijajaran Muhammadiyah Karanganyar. “Untuk kantoran ruitn sementara waktu kita lakukan seperti ini, dengan menggunakan aplikasi Google Zoom secara online. Alhamdulillah untuk KMO pertama ini tadi diikuti oleh sekitar 40an peserta yang gabung secara oline ke host admin KMO di Gedung Dakwah Muhammdiyah. Untuk KMO pekan depan akan kita tingkatkan agar semakin lebih baik, ini juga dilakjukan untuk koordinasi dan komunikasi di masing-masing Majelis, Lembaga, Ortom dan AUM dengan anggota dan stafnya. Untuk sekretariat eksekutif PDM Kabupaten Karanganyar tetap buka dengan jam buka yang menyesuaikan dengan tetap menggunakan protokol Social Distancing.” Kata kandidat doktor bidang sejarah UNS Solo ini. (MPI PDM Kra-Joe).

Facebook Fanpage

Suara Warga

Suarakan kabar anda di Twitter dengan hastag #kabarduabelas , otomatis muncul di bawah ini.

No tweets returned