Kader Muda Ortom, Ini Pesan Ayahanda Haedar Nashir

0
117

YOGYAKARTA– Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan agar para kader muda yang ada di organisasi otonom untuk terus memupuk jiwa kekeluargaan.

“Untuk anak-anakku sekalian yang ada di organisasi otonom dan para kader muda Muhammadiyah, bagaimana sedini mungkin memupuk keikhlasan, tanggungjawab, jiwa bersama dan rasa bersaudara di Muhammadiyah,” demikian pesan Haedar dalam halalbihalal PP Muhammadiyah, Ahad (23/5).

Adanya perbedaan dan dinamika organisasi menurut Haedar tidak perlu dibesar-besarkan hingga menceraiberaikan sesama penghuni rumah Muhammadiyah dari jalan persatuan.

“Muhammadiyah ini cirinya memang dinamis bahkan egaliter, tapi harus ada tempat, titik kita bertemu di mana kita menyatukan perbedaan-perbedaan itu dan ketika susah diketemukan maka semuanya harus ikhlas mengikuti pada mufakat yang dilakukan secara kolektif kolegial dan sistem dalam bangunan organisasi. Dan itulah yang mejadi kekuatan Muhammadiyah,” pesannya.

Momen halalbihalal diharapkannya mampu mengingatkan sesama anggota Muhammadiyah untuk terus peduli dan saling memberi nasihat dengan semangat kasih sayang dan kesabaran.

Para kader dan anggota organisasi otonom pun dipesankan Haedar untuk memperkuat pandangan cosmopolitan Islam yang mencerahkan dan berkemajuan. Tiga aspek pencerahan yakni pembebasan, pemberdayaan, dan pemajuan harus ditekankan sebagai ruh gerakan organisasi.

“Kedua, dalam strategi dakwah untuk mengubah pandangan lil mu’aradhah (reaktif-konfrontatif) kepada lil muwajahah (konstruktif-kultural). Jadi ini sudah pandangan resmi Muhammadiyah, bukan pandangan orang per orang,” jelasnya.

“Jadi ketika kita sekarang bersilaturahmi saat ini tidak ada salahnya kita mengoneksikan pikiran-pikiran kita dengan pikiran-pikiran resmi organisasi agar kita tidak termasuk yang iftiraq (berpecah) atau menyempal dari organisasi, dari pemikiran-pemikiran resmi organisasi yang mungkin karena kita terlalu memandang bahwa hasrat dan pemikiran itu adalah yang terbaik sehingga lupa bahwa organisasi sesungguhnya telah memiliki frame yang luar biasa,” tegas Haedar. (afandy)

Bagikan