Berita Daerah

Hujan Deras, Banyak Tamu VIP Resepsi Milad 107 Tahun Muhammadiyah Tidak Bisa Masuk Sportorium UMY

Yogyakarta, Selasa (19/11/2019) – Acara Milad Muhammadiyah tetap menjadi daya tarik untuk silaturahmi warga persyarikatan yang didirikan Kyai Ahad Dahlan yang sudah lebih satu abad. Milad 107 tahun Muhammadiyah kali ini dihelat dengan resepsi puncak bertempat di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Senin (18/11) malam.

Puncak Milad 107 yang juga dihadiri oleh Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy, Mendikbud Nadiem Makarim, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono dan beberapa pejabat maupun mantan pejabat pemerintah. Kondisi kota Yogyakarta sore hingga menjelang acara puncak Milad 107 tahun Muhammadiyah dimulai diguyur hujan deras, hal ini menyebabkan terjadinya kemacetan mendekati tempat acara.

Akibat hujan dan macetnya jalur memasuki area UMY menyebabkan banyak undangan dan warga muhammadiyah telat memasuki area Sportorium UMY, terpantau Rektor UMS Sofyan Anif mengendarai mobil dinas AD x MU juga baru bisa masuk lokasi menjelang aacara dimulai karena terhalang rombongan kendaraan-kendaraan yang mengangkut warga muhammadiyah dari Yogyakarta maupun Kabupaten/ Kota Jawa Tengah yang berdekatan.

Bahkan banyak tamu-tamu undangan VIP yang tidak bisa masuk ke dalam gedung megah milik UMY ini, kebijakan panitia pada saat acara dimulai akses masuk ditutup oleh pihak keamanan. Beberapa ketua dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Solo Raya harus rela berdiri di teras sportorium, seperti dari PDM Sragen, PDM Karanganyar, PDM Surakarta dan lainnya.

Ditemui di halaman Sportorium UMY, Nur Hidayat salah satu wakil ketua PDM Karanganyar yang hadir bersama sekitar duaratusan warga muhammadiyah merasa senang bisa hadir di resepsi puncak Milad 107 tahun meskipun tidak bisa masuk dalam gedung. “Kami hadir bersama dua ratusan warga dengan mengendarai dua puluh lima mobil dan puluhan sepeda motor. Karena kondisi jalan yang macet, juga sampai di UMY kami langsung sholat dahulu ternyata sampai di Sportorium sudah ditutup katena acara dimulai”.

Menariknya meskipun habis diguyur hujan dan hanya bisa menempati tenda-tenda diluar maupun teras Sportorium UMY, undangan dan warga muhammadiyah termasuk yang dari luar kota setia menunggu hingga acara berakhir yang ditandai dengan keluarnya pejabat-pejabat pemerintah yang hadir. Dari awal acara sambutan ketua PP Aisyiyah, beberapa menteri, Gubernur DIY, ketua PP Muhammadiyah hingga launching banyak hal terkait Muktamar 48 di Solo termasuk award dan sistem iuran anggota muhammadiyah diikuti dengan tertib oleh undangan dan warga. (MPI PDM Kra-JOe).

Facebook Fanpage

Suara Warga

Suarakan kabar anda di Twitter dengan hastag #kabarduabelas , otomatis muncul di bawah ini.