Berita Nasional

HOAX Seputar Dukungan Muhammadiyah Kepada Pasangan Capres/Cawapres Tertentu

Karanganyar, Ahad(12 Agustus 2018) – Jagat dunia maya kembali dihebohkan dengan berita HOAX. Disinyalir Hoax kali ini memang sengaja dibuat oleh pihak tertentu untuk tujuan tertentu. Tak tanggung – tanggung, Ormas terbesar yang memiliki sekurang – kurangnya 180 Universitas di Indonesia ini (lihat : https://ayokuliah.id/universitas/s/muhammadiyah/) harus dijadikan obyek Hoax oleh orang tidak bertanggung jawab. Pernyataan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir tahun lalu yang ketika itu memberi dukungan kepada KH. Ma’aruf dalam kasus penistaan agama, dijadikan jurus oleh oknum tertentu seakan – akan Muhammadiyah mendukung salah satu pasangan calon dalam ajang pilpres tahun 2019. KH. Ma’ruf Amin sendiri ketika itu dibully di media serta diancam setelah memberikan kesaksian dalam kasus penistaan agama dengan terdakwa gubernur DKI.

Salah satu berita Hoax adalah screenshot dibawah ini :

Ketua PP Muhammadiyah dijadikan obyek Hoax pilpres 2019

Sontak hal ini menjadi tanda tanya bagi warga persyarikatan. Sejak berdiri tahun 1912, Muhammadiyah tetap berdiri tegak di atas khitah dan kepribadian, serta prinsip-prinsip organisasi diantaranya adalah penegasan bahwa Muhammadiyah tidak terlibat dalam politik praktis. Berdasarkan pantauan, meme Haedar Nashir tersebut berseliweran di Medsos dan komentar pedas dari para netizen beragam mensikapi meme tersebut.

Muhammadiyah membebaskan kepada warganya untuk menentukan pilihan sebagaimana mereka sudah terlibat dalam proses politik lainnya. Dikutip dari Merdeka.com, lihat disini, Haedar mengimbau kepada tim sukses masing-masing calon pasangan Presiden dan Wakil Presiden untuk menjalankan proses demokrasi yang santun, berkeadaban, dan tidak saling menjatuhkan satu sama lain.

“Kepada warga Muhammadiyah, kami mengimbau, mengajak dalam menghadapi situasi kebangsaan termasuk Pemilu 2019. Hendaknya tetap berdiri tegak di atas khitah dan kepribadian, serta prinsip-prinsip organisasi yang telah teruji 1 abad lebih,” kata Haedar Nasir, Ketua Umum Pengurus Pusat (Ketum PP) Muhammadiyah di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Minggu (12/8).

Haedar meminta warganya secara cerdas menggunakan hak pilih dalam Pilpres 2019. Warga Muhammadiyah diminta menentukan hak pilih dengan didasari rasa tulus sebagai warga bangsa.

“Tetapi dalam menentukan pilihan politik harus tetap kritis dan cerdas, dewasa, berakhlak mulia dengan mempertimbangkan para calon yang dipilih adalah mereka yang benar-benar berkualitas utama, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan golongannya,” jelasnya.

Di hadapan ribuan undangan, Haedar juga berpesan kepada warganya agar turut menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa dan negara. Selain juga meminta memilih pemimpin yang mendukung usaha-usaha dan dakwah Muhammadiyah demi kemajuan umat dan bangsa. (MPI PDM Karanganyar)

 

 

Facebook Fanpage

Suara Warga

Suarakan kabar anda di Twitter dengan hastag #kabarduabelas , otomatis muncul di bawah ini.