BPJS Tenaga Kerja Karanganyar Salurkan Jaminan Kematian Ratusan Juta Kepada Ahli Waris Guru dan Karyawan Muhammadiyah.

0
156

KARANGANYAR – Jaminan pasca kematian bagi ahli waris menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat, bukan sekedar nilai rupiah yang diterimakan namun bentuk perhatian dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga Kerjaan kepada peserta atau ahli waris menjadi bagian yang tidak bisa diukur secara materi. Bertempat di Ruang Media Center Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar lantai 2, Rabu (08/09) dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada tiga keluarga ahli waris peserta BPJS Tenaga Kerja.

Kepala BPJS TK Kabupaten Karanganyar Gunadi Heri Uranto didampingi beberapa staf menyerahkan santunan Jaminan Kematian kepada tiga ahli waris atas nama Samtono guru SMK Muhammadiyah 2, Subowo Staf Administrasi SMK Muhammadiyah 2 dan Sri Mujono guru SMA Muhammadiyah 5. Masing-masing keluarga ahli waris menerima santunan sebesar Rp 42.000.0000,- yang disaksikan Ketua PDM Karanganyar Muh Samsuri beserta pimpinan pleno dan undangan.

Dalam sambutan dan ucapan selamat datangnya, Ketua PDM Karanganyar mengucapkan terima kasih atas kerjasama BPJS Ketenaga Kerjaan dengan jajaran Muhammadiyah Karanganyar. Beberapa hal disampaikan oleh Ketua PDM dua periode ini, antara lain keberadaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), pengelolaan dan kondisi masing-masing yang berbeda satu dengan yang lainnya.

“Dari PDM secara jelas telah memerintahkan kepada pimpinan AUM yang mengelola sumber daya manusia untuk dapat memberikan perlindungan dengan jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenaga Kerjaan sesuai kemampuan. Pengelolaan AUM yang berbeda dalam arti ada yanag dikelola PDM, PCM, PDA maupun PCA serta kondisi masing-masing AUM dalam hal kemampuan keuangan yang berbeda menjadi kendala tersendiri. Namun terkait perlindaungan tenaga kerja yang ada di AUM-AUM menjadi perhatian serius dari Pimpinan Muhammadiyah,” kata Muh Samsuri.

Ada suasana haru, ketika Ketua PDM Karanganyar didampingi Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan menyerahkan secara simbolis santunan kepada ahli waris. Salah satu istri peserta BPJS atas nama Samtono menitikkan air mata seraya berucap “terima kasih pak”.

Sementara itu Gunadi selaku Pimpinan BPJS Ketenaga Kerjaan memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah yang sama-sama bergerak dalam membantu negara dalam usaha mensejahterakan rakyat. Ia juga memaparkan program-program jaminan yang sangat bermanfaat bagi tenaga kerja khususnya di lingkungan Muhammadiyah.

Beberapa manfaat jaminan disampaikan oleh Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan yang sudah mengemban tugasnya di Karanganyar sekitar dua tahun ini.

“Pada tahun 2021 sampai bulan Juli kami telah menyalurkan berbagai jaminan sejumlah Rp. 27.494.061.276,- diluar pemberian beasiswa kepada 119 anak sekolah di Karanganyar senilai Rp. 771.500.000,-,” tegas Gunadi.

Menurutnya santunan sebagai hak pekerja dalam hal ketenagaan dan kesejahteraan diluar gaji yang diterima setiap bulannya, dengan semangat gotong royong dan nir laba diharapkan kedepan jaminan-jaminan yang diberikan semakin banyak dan diperluas.

“Jaminan pensiun layaknya PNS yang mendapat hak pensiunan setelah purna tugas menjadi sesuatu yang sangat menarik bagi tenaga kerja dan diminati,” pungkasnya. (JOe).

Bagikan