98 Persen Lebih Tanah Muhammadiyah Karanganyar Bersertifikat Persyarikatan

0
162

KARANGANYAR – Penyertifikatan tanah milik persyarikatan dibawah koordinasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar sudah hampir seluruhnya atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan kedudukan di Yogyakarta. Ditandai dengan penyerahan empat saham beserta Akta Hibah, Jum’at (05/03) bertempat di Aula Lt. 2 Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar.

Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Budi Santoso selaku pejabat yang ditunjuk oleh PDM Karanganyar secara resmi menyerahkan empat sertifikat tanah tersebut kepada Ketua PDM Karanganyar Muh. Samsuri. Bersamaan acara sosialisasi Putusan Tanfidz Rakerpimda Muhammadiyah Kabipaten Karanganyar 2021.

Dalam beberapa kesempatan, Ketua PDM Karanganyar selalu berpesan kepada jajarannya termasuk kepada seluruh Pimpinan Cabang dan Ranting terutama Amal Usaha Muhammadiyah penyertifikatan tanah agar langsung atas nama persyarikatan. “Pengalaman hampir dua periode yang membutuhkan effort besar baik waktu, tenaga dan biaya maka saya selalu tegaskan agar pengadaan dan penerimaan wakaf tanah untuk langsung diatas namakan Persyarikatan Muhammadiyah sehingga tidak timbul masalah dimasa yang akan datang,” himbau doktor ilmu hukum wakaf ini.

Sementara itu Sarilan M. Ali dalam Laporan Tanfidz menuliskan sejumlah 49.569 m2 ditambah 7.541 m2, sehingga total 57.110 m2 tanah yang telah terselesaikan proses SHM hingga tahun 2020. Hasil ini merupakan kinerja skala prioritas PDM Karanganyar periode Muktamar 47 Makasar dalam bentuk Konsolidasi Administrasi dengan target program Penyertifikatan Tanah dan Tata Kelola Aset Persyarikatan.

“Dengan diserahkannya tiga sertifikat tanah eks YKP di Karanganyar dan satu berlokasi di Karangpandan, maka 98 persen lebih tanah PDM Karanganyar telah sah atas nama Persyarikatan Muhammadiyah,” tegas Sekretaris PDM Karanganyar Sarilan M. Ali.

(MPI PDM Kra-JOe, gambar: Sri Widada.)

Bagikan