TvMu Info

Suara Warga

Suarakan kabar anda di Twitter dengan hastag #kabarduabelas , otomatis muncul di bawah ini.

kabarduabelas Tasharuf Kurban Untuk Kemanusiaan Lazismu Daerah Karanganyar Diakhir Hari Tasyrik https://t.co/cEukd8x1uEhttps://t.co/4FZFoFs1jA
Agus_Purwadi RT @kabarduabelas: Bakti Sosial IMM Karanganyar “Menghilangkan Sifat – Sifat Kehewanan” https://t.co/1HKjAFqARg #kabarduabelas https://t.co
mas_JOe_ RT @kabarduabelas: Sang “Tikus Putih” Pedakwah Muhammadiyah Dari Lereng Gunung Lawu https://t.co/ov6ph6Mc7U #kabarduabelas https://t.co/gha
mas_JOe_ RT @kabarduabelas: Bakti Sosial IMM Karanganyar “Menghilangkan Sifat – Sifat Kehewanan” https://t.co/1HKjAFqARg #kabarduabelas https://t.co
kabarduabelas Bakti Sosial IMM Karanganyar “Menghilangkan Sifat – Sifat Kehewanan” https://t.co/1HKjAFqARg #kabarduabelas https://t.co/nmTNy7T663

Facebook Fanpage

Facebook By Weblizar Powered By Weblizar
Berita Daerah

Bakti Sosial IMM Karanganyar “Menghilangkan Sifat – Sifat Kehewanan”

Karanganyar, Senin(12/08/2019) – Memperingati hari Raya Idul Adha 1440H, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Cabang Karanganyar dan Lazizmu PDM Karanganyar mengadakan kegiatan Bakti Sosial yang menggandeng segenap unsur Muhammadiyah mulai dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Nasiatul Aisyah, Hizbul Wathan, LPB dan masyarakat di Sumbersari RT 1 RW 1 Kemuning Ngargoyoso. Minggu (11/8/2019)

Kegiatan bakti sosial Idul Adha ini menjadi kegiatan rutin tiap tahun. Pada tahun ini Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah menggandeng beberapa unsur untuk menginisiasi agar kedepannya Muhammadiyah Karanganyar agar selalu bersinergi dalam mengadakan kegiatan serta tidak mengedepankan egosentris sektoral pribadi. Kegiatan ini merupakan bentuk aktualisasi nilai Humanisme IMM kepada masyarakat sekitar dan “menyembelih sifat-sifat kehewanan pada diri manusia”

Dalam acara baksos IMM tak hanya mentasyarufkan hewan qurban akan tetapi juga melakukan pelatihan pakan ternak fermentasi, dongeng santri, takbir keliling, santunan sembako serta alas tulis kepada masyarakat yang kurang mampu. Dengan ini harapannya keberadaan IMM dapat dirasakan masyarakat. Ujar Agus Rosidi. (Putut Widiatmoko IMM)